⌂ Beranda News Asep Supena Ungkap Enam Hambatan Belajar Mahasiswa Disabilitas Netra

Asep Supena Ungkap Enam Hambatan Belajar Mahasiswa Disabilitas Netra

Asep Supena Ungkap Enam Hambatan Belajar Mahasiswa Disabilitas Netra
Mahasiswa disabilitas netra sedang belajar menggunakan laptop dengan screen reader
A A Ukuran Teks16px

Itu masih dihadapi oleh mereka," imbuh Asep Supena.

Selain keterbatasan kepemilikan laptop dan buku ramah akses di perpustakaan, mahasiswa disabilitas netra kerap mengalami pengasingan sosial. Hal ini terjadi saat pengerjaan tugas kelompok.

"Ketika tugas kelompok, mereka tersisihkan juga karena mungkin dianggap tidak bisa berkontribusi secara maksimal," urai Asep Supena.

Hambatan eksternal lainnya adalah kondisi infrastruktur kampus yang menyulitkan mobilitas. Contohnya trotoar yang belum aksesibel, area kampus terlalu luas, hingga maraknya mobil parkir di pinggir jalan kampus.

"Jadi, itu dilaporkan oleh mereka. Kesulitan infrastruktur yang bisa menurunkan dalam proses pembelajaran," sampaikan Asep Supena.

Rentetan persoalan ini dinilai memerlukan langkah konkret perbaikan dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) di setiap universitas.

"Jadi, ULD ke depan bukan hanya didirikan, tetapi harus sudah mulai masuk ke meningkatkan mutu layanan kepada disabilitas.

>>> Lima Wisatawan Tersengat Ubur-ubur Beracun di Pantai Sepanjang Gunungkidul

Sehingga lebih nyaman, mereka belajar di perguruan tinggi, lebih aksesibel, lebih ramah," tegas Asep Supena.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru