⌂ Beranda News MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia pada Review 2026

MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia pada Review 2026

MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia pada Review 2026
Grafik IHSG menguat didorong saham perbankan besar
A A Ukuran Teks16px

Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market dalam hasil tinjauan Global Market Accessibility Review 2026.

Keputusan ini mengakhiri kekhawatiran pelaku pasar mengenai potensi penurunan status Indonesia menjadi Frontier Market yang sempat mencuat sejak awal tahun.

>>> Jokowi Minta PSI Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Dua Periode

MSCI tetap menempatkan Indonesia dalam kelompok Emerging Market meski memberikan sejumlah catatan perbaikan pada aspek arus informasi dan liberalisasi pasar valuta asing.

Lembaga penyedia indeks global tersebut menurunkan penilaian Indonesia pada indikator arus informasi menjadi negatif.

Keterbukaan informasi struktur kepemilikan saham dan aktivitas perdagangan dinilai masih terbatas.

Kondisi ini dapat mengganggu proses pembentukan harga yang wajar serta menyulitkan investor global dalam menilai jumlah saham beredar bebas suatu emiten.

MSCI juga menyoroti adanya perilaku perdagangan yang terkoordinasi pada sejumlah saham yang memengaruhi persepsi investor terhadap kualitas pasar modal Indonesia.

Meski demikian, Indonesia masih memperoleh penilaian positif pada berbagai aspek lain, termasuk regulasi pasar, proses registrasi investor, layanan kustodian, serta ketersediaan instrumen investasi.

Pasar Valas Masih Jadi Catatan

MSCI memberikan nilai negatif pada indikator tingkat liberalisasi pasar valuta asing.

Indonesia dinilai belum memiliki pasar valuta asing offshore yang efisien, ditambah adanya beberapa pembatasan di pasar domestik yang mengurangi fleksibilitas investor internasional.

>>> Dilema Kenaikan Suku Bunga dan Sektor Riil

Namun, untuk aspek kemudahan arus masuk dan keluar modal, Indonesia tetap mendapatkan penilaian baik pada indikator tingkat pembatasan arus modal.

Ancaman Turun Kelas Mereda

Sebelumnya, MSCI sempat memperingatkan kemungkinan penurunan status Indonesia ke Frontier Market akibat kekhawatiran mengenai transparansi pasar.

Peringatan tersebut memicu berbagai langkah reformasi dari otoritas, termasuk peningkatan ketentuan saham beredar bebas minimum menjadi 15 persen.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM