"Ke depan, OJK akan terus memperkuat engagement dan dialog yang konstruktif dengan MSCI, FTSE Russell, serta berbagai global index provider and investor internasional untuk memastikan bahwa berbagai reformasi yang telah dan sedang dilakukan dapat dipahami secara komprehensif oleh komunitas investasi global," ucap Hasan Fawzi.
Otoritas tetap optimistis terhadap fundamental ekonomi nasional yang kuat sebagai landasan utama untuk meningkatkan kredibilitas pasar keuangan Indonesia di tingkat global.
"Kami memandang masukan MSCI sebagai bagian dari proses perbaikan yang konstruktif.
Dengan Konsistensi reformasi yang sedang berjalan, kami optimis kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia akan terus menguat ke depan," ujar Hasan Fawzi.
>>> Hormon Adrenarke Picu Perubahan Emosi Anak Usia Sekolah Dasar
Sementara itu, dilansir dari Reuters melalui Kontan, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung stagnan dalam rentang sempit setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya dalam sebulan terakhir.
