Vance melontarkan kecaman terbuka atas respons pejabat Israel yang dinilai menyerang pribadi Presiden AS.
"Jika saya berada dalam kabinet pemerintahan Israel, saya mungkin tidak akan menyerang satu-satunya sekutu kuat yang saya miliki di seluruh dunia," tegas Vance dengan nada marah.
Ia mengingatkan besarnya kontribusi dan pasokan persenjataan AS untuk keamanan Israel.
"Selama tiga bulan terakhir, dua pertiga dari senjata pertahanan yang telah melindungi tanah air Anda telah dibangun oleh tangan Amerika dan dibayar dengan uang pajak Amerika," ujarnya.
Vance meminta jajaran kabinet Israel melihat realitas politik global secara lebih jernih terkait kemitraan kedua negara.
>>> Jerman vs Pantai Gading Perebutkan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
"Masalah bagi Israel bukanlah Donald J Trump, dan siapa pun di Israel yang berpikir masalah terbesar mereka adalah Presiden Amerika Serikat perlu bangun dan menyadari kenyataan situasi yang dihadapi negara tersebut," pungkas Vance.