⌂ Beranda News Ekonom: Kenaikan BI Rate Tahan Pertumbuhan Ekonomi 2026

Ekonom: Kenaikan BI Rate Tahan Pertumbuhan Ekonomi 2026

Ekonom: Kenaikan BI Rate Tahan Pertumbuhan Ekonomi 2026
Ilustrasi kenaikan suku bunga Bank Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Di sisi lain, Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky menilai langkah pengetatan moneter sejak Mei 2026 berupa kenaikan suku bunga total 75 basis poin, intervensi valuta asing, dan kenaikan imbal hasil SRBI sebenarnya sudah memadai untuk meredam tekanan rupiah.

Sebaliknya, Bank Indonesia bersikap optimistis bahwa dinamika permintaan domestik yang kuat akan tetap menjaga prospek perekonomian nasional.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga didukung permintaan domestik," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Perry menjelaskan kekuatan ekonomi ditopang oleh keyakinan konsumen, percepatan program prioritas pemerintah seperti pencairan gaji ke-13 ASN dan bansos, serta aktivitas dunia usaha yang tepercaya melalui Purchasing Managers' Index di zona ekspansi.

"Kinerja ekspor perlu terus didorong agar dapat memanfaatkan tingginya harga komoditas dunia di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global," kata Perry.

>>> Timnas Brasil Gulung Haiti, Ancelotti Siapkan Neymar Lawan Skotlandia

Bank Indonesia menyatakan keputusan menaikkan suku bunga diambil guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari ketidakpastian global serta memastikan inflasi terkendali pada sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru