⌂ Beranda News Pengiriman BYD Anjlok Imbas Transisi ke Produksi Lokal

Pengiriman BYD Anjlok Imbas Transisi ke Produksi Lokal

Pengiriman BYD Anjlok Imbas Transisi ke Produksi Lokal
BYD Atto 1 mobil listrik di Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Luther mengonfirmasi bahwa fenomena tersebut merupakan bagian dari dinamika transisi pabrik.

"Ya memang itu dampak dari transisi itu, mungkin itu bisa dibaca kenapa bisa ada shock, pengurangan yang cukup signifikan tersebut," tutur Luther.

Proses perakitan lokal saat ini sudah mulai berjalan meski belum diresmikan secara seremonial.

Unit yang diproduksi secara domestik tersebut kini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan diler serta keperluan uji berkendara atau test drive.

Pangsa Pasar BYD Masih Dominan

Secara nasional, total penjualan mobil listrik sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 57.087 unit dari keseluruhan penjualan otomotif yang menyentuh 359.015 unit.

Pangsa pasar mobil listrik berada di angka 15,9 persen.

Dalam peta persaingan tersebut, BYD masih mendominasi pasar mobil listrik Indonesia dengan total penjualan 17.993 unit.

Proporsi tersebut menunjukkan sekitar 31 hingga 32 unit dari setiap 100 mobil listrik baru yang terjual merupakan merek BYD.

Untuk kategori model terlaris di jalur wholesales periode Januari hingga Mei 2026 berhasil ditempati oleh Jaecoo J5 dengan raihan 13.949 unit.

>>> Harry Maguire Kritik Komunikasi Thomas Tuchel Usai Dicoret dari Skuad Inggris

BYD tetap mengukuhkan posisinya di lima besar melalui performa BYD Atto 1 sebesar 7.867 unit dan BYD M6 sebanyak 5.017 unit.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru