Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bekerja sama dengan detikcom menyelenggarakan pelatihan komunikasi publik bertajuk The Classroom KLH. Acara ini diadakan di Wisma Perusahaan Gas Negara (PGN), Megamendung, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (18/6/2026).
Pelatihan yang berlangsung dari 17 hingga 19 Juni 2026 ini dirancang untuk meningkatkan kapabilitas kehumasan di era digital.
>>> BNI Pantau Dampak Kenaikan Suku Bunga BI pada Penyaluran Kredit
Tiga sesi utama yang menjadi fokus adalah NewsCraft, CreativeHub, dan BrandLab.
Kegiatan ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari unit Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal) wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.
Tujuannya adalah membekali para praktisi humas dengan strategi dan teknik terkini.
Pentingnya Komunikasi di Era Digital
Division Head Communication Corporate PT Perusahaan Gas Negara, Meutiah Prima, menekankan pentingnya fungsi komunikasi sebagai jembatan antara institusi dan masyarakat.
Ia menyatakan bahwa humas berperan sebagai penghubung yang mewakili instansi dalam berkomunikasi dengan publik dan pemangku kepentingan.
Meutiah Prima menyoroti tantangan humas saat ini dalam menyampaikan informasi teknis yang kompleks agar mudah dipahami oleh masyarakat luas, terutama di tengah pesatnya arus teknologi informasi.
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang efektif sangat krusial untuk menghindari kesalahpahaman.
Pihak PGN mengapresiasi inisiatif KLH dalam meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia di bidang kehumasan.
Hal ini penting agar para praktisi humas tidak tertinggal oleh kecepatan informasi publik yang terus berkembang.
Materi Pelatihan dan Adaptasi Zaman
Hari pertama pelatihan diisi oleh Pemimpin Redaksi detikcom, Ardhi Suryadhi, dalam sesi NewsCraft.
Materi yang disampaikan meliputi prinsip jurnalistik, penggalian data, serta penyusunan rilis berita yang akurat dan berimbang.
>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75% untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
Ardhi Suryadhi mengingatkan para praktisi humas untuk terus beradaptasi dengan perubahan medium dan jenis konten yang diproduksi sesuai perkembangan zaman.
Ia menekankan bahwa cara kerja humas harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika yang terjadi.