⌂ Beranda News BPS RI Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di NTB, Targetkan 658 Ribu Unit Usaha

BPS RI Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di NTB, Targetkan 658 Ribu Unit Usaha

BPS RI Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di NTB, Targetkan 658 Ribu Unit Usaha
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS di NTB
A A Ukuran Teks16px

Pihaknya juga memberikan instruksi khusus kepada seluruh tim pencacah agar melakukan tugasnya dengan teliti. Akurasi data menjadi prioritas utama demi menghasilkan potret ekonomi yang valid.

"Pastikan jangan ada yang terlewat, semua harus dicacah. Pastikan semua data akurat.

Jangan ada yang terlewat, data akurat," pesan Sonny kepada seluruh petugas dan jajarannya.

>>> I.League Siapkan Turnamen Baru League Cup Khusus Dua Kasta Tertinggi

Apresiasi atas komitmen jajaran BPS dalam menggelar SE2026 datang dari parlemen.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan amanah undang-undang ini di tengah tantangan efisiensi anggaran.

"Kami di Komisi X salut dan bangga kepada BPS, khususnya BPS Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam menjalankan amanah undang-undang, ditengah efisiensi, penajaman dan pengurangan anggaran.

Sebagai mitra BPS di Komisi X, kami mendukung BPS dalam menjalankan amanah undang-undang," ucapnya.

Lalu Hadrian Irfani menilai hasil dari pendataan komprehensif ini akan menjadi penentu krusial bagi arah kebijakan ekonomi Indonesia di masa depan.

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, turut menyatakan dukungan total terhadap jalannya program pendataan ini.

Ketersediaan data ekonomi yang valid dinilai menjadi basis penting bagi penentuan arah kebijakan pembangunan daerah.

"Data ekonomi yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 harus kita sukseskan bersama," jelasnya.

Gubernur NTB kemudian mengimbau warga beserta seluruh pelaku industri di Bumi Gora untuk bersikap kooperatif saat didatangi petugas sensus serta memberikan jawaban yang jujur.

Komitmen bersama para pemangku kepentingan ditandai lewat prosesi penancapan bendera pada miniatur Gunung Rinjani.

Prosesi ini diikuti oleh Wakil Kepala BPS RI, Gubernur NTB, jajaran bupati, wali kota, serta unsur Forkopimda NTB.

Para kepala daerah di wilayah NTB juga menandatangani deklarasi resmi sebagai bentuk kesiapan mengawal pendataan.

Acara pencanangan ini dimeriahkan dengan atraksi seni bela diri tradisional Sasak, peresean, yang melambangkan ketangguhan dan sportivitas.

Pihak panitia turut menghadirkan pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam rangkaian acara tersebut.

Kehadiran para pelaku UMKM ini memperlihatkan denyut nadi perekonomian daerah yang nantinya menjadi target pendataan.

Agenda ini dihadiri oleh lebih dari 500 tamu undangan yang memadati lokasi acara.

>>> Jadwal MotoGP Ceko 21 Juni 2026: Balapan Utama Mulai Pukul 19.00 WIB

Di antaranya adalah jajaran Kepala BPS Kabupaten/Kota se-NTB, pimpinan instansi vertikal, perwakilan pelaku usaha, serta tokoh masyarakat setempat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru