Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Kota Semarang pada Kamis (18/6/2026).
>>> Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,75 Persen Demi Stabilitas Rupiah
Menurut Agustina, sensus ini penting untuk menghasilkan data akurat yang menjadi dasar kebijakan pembangunan.
Data yang baik akan memastikan program pemerintah tepat sasaran, seperti penguatan UMKM dan penciptaan lapangan kerja.
"Ketika data ekonomi masyarakat tercatat dengan baik, pemerintah bisa melihat kebutuhan yang sesungguhnya di lapangan.
Dengan begitu, program bantuan usaha, pelatihan, akses permodalan, hingga penciptaan peluang kerja dapat diberikan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan," ujar Agustina.
Pendataan Sepuluh Tahunan oleh BPS
Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan sepuluh tahunan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Kegiatan ini mencakup seluruh aktivitas usaha, dari skala rumahan hingga perusahaan besar.
>>> China Rilis Buku Putih untuk Reformasi Tata Kelola Global yang Lebih Adil
Tujuannya untuk memetakan kondisi riil perekonomian warga serta potensi daerah.
"Setiap data yang diberikan masyarakat akan menjadi dasar dalam merancang kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan warga," kata Agustina.
Pemerintah Kota Semarang memastikan kesiapan sinergi dengan BPS untuk mensosialisasikan agenda ini. Pelaku usaha diharapkan memahami manfaat jangka panjang dari partisipasi mereka.
"Kami mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar, untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026.
Data yang diberikan hari ini akan membantu pemerintah menghadirkan kebijakan yang lebih tepat," tegas Agustina.
>>> Gibran Usul Pelibatan Pesantren hingga Ibu PKK dalam Program Makan Bergizi Gratis
BPS menjamin kerahasiaan seluruh data yang dikumpulkan sesuai peraturan perundang-undangan. Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan informasi.
