⌂ Beranda News PT Esa Medika Mandiri Bidik Rp269 Miliar dari IPO Saham Juni 2026

PT Esa Medika Mandiri Bidik Rp269 Miliar dari IPO Saham Juni 2026

PT Esa Medika Mandiri Bidik Rp269 Miliar dari IPO Saham Juni 2026
Ilustrasi: PT Esa Medika Mandiri Bidik Rp269 Miliar dari IPO Saham Juni 2026
A A Ukuran Teks16px

PT Esa Medika Mandiri bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Perusahaan akan melepas 522,85 juta lembar saham baru ke publik pada Juni 2026.

>>> Dishub DKI Jakarta Ubah Pendekatan Penertiban Parkir Liar

Calon emiten dengan kode saham EMMI ini menargetkan perolehan dana segar maksimal mencapai Rp269,27 miliar. Manajemen menetapkan harga penawaran awal pada rentang Rp446 hingga Rp515 per saham.

Struktur Kepemilikan dan Penggunaan Dana

Jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 30 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah proses go public diselesaikan.

Struktur kepemilikan saham pasca-IPO akan didominasi oleh Surya Gunawan Widjaja sebesar 21 persen, diikuti Andrew Ignatius Widjaja 16 persen, dan masyarakat sebesar 27 persen.

Rencana penggunaan dana hasil IPO mencakup pembayaran sebagian pokok pinjaman bank sebesar Rp50 miliar.

Selain itu, 11,8 persen dialokasikan untuk belanja modal pembangunan gedung pabrik baru di kawasan Cikupa.

Porsi terbesar sebesar 68,7 persen akan digunakan sebagai modal kerja operasional, termasuk pengadaan bahan baku, persediaan, dan pembelian barang proyek.

Kinerja Finansial dan Rencana Dividen

Aksi korporasi ini didukung pertumbuhan fundamental keuangan yang solid.

>>> Harga Minyak Dunia Turun, Emiten Jasa Migas Hadapi Tantangan

Laba bersih tahun berjalan melonjak 188,22 persen menjadi Rp32,43 miliar pada tahun buku 2025, naik dari Rp11,25 miliar pada 2024.

Pertumbuhan laba ditopang oleh peningkatan penjualan sebesar 18,1 persen menjadi Rp454,63 miliar pada 2025.

Total aset EMMI pada 2025 tercatat sebesar Rp564,43 miliar, sementara total ekuitas meningkat menjadi Rp145,01 miliar.

Setelah melantai di bursa, manajemen berencana membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dengan porsi maksimal 30 persen dari laba bersih tahun berjalan, dimulai dari tahun buku yang berakhir 2027.

Besarnya pembagian dividen akan ditentukan berdasarkan hasil RUPS Tahunan Perseroan dan bergantung pada hasil kegiatan usaha, arus kas, serta prospek usaha perusahaan.

Jadwal IPO

Masa penawaran awal atau bookbuilding dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Masa penawaran umum perdana saham diperkirakan berjalan pada 2 hingga 6 Juli 2026.

>>> Menaker Janjikan Revisi Aturan Pekerja Alih Daya Awal Juli

PT Esa Medika Mandiri secara resmi dijadwalkan mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru