Ajang Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menarik perhatian melalui pertandingan di lapangan, tetapi juga melalui kompetisi gaya busana setiap negara yang unik.
Mulai dari pakaian santai hingga setelan jas rapi, kehadiran para pemain berseragam modis garapan rumah mode dunia sukses memicu perbincangan hangat.
>>> PT Intraco Penta Tbk Perkuat Strategi Bisnis untuk Dongkrak Kinerja
Tim dengan Busana Terbaik
Kanada tampil dalam balutan jas hitam berkancing ganda dari Samuelsohn, yang juga tersedia bagi pelanggan di Kanada maupun Amerika Serikat.
Pantai Gading membawa nuansa musim panas lewat setelan buatan Ibrahim Fernandez, memadukan jahitan modern dengan corak tradisional kain Dida.
Kroasia mempercayakan jenama Mackage untuk koleksi resmi bernuansa merah, putih, dan biru tua, termasuk sepatu perdana bernama Luka untuk Luka Modrić.
Republik Demokratik Kongo memukau publik dengan setelan jas bersabuk macan tutul dari JMAKXParis, melambangkan roh kekuatan dan ketahanan.
Perancis, sebagai ibu kota mode, membawa tas mewah seperti Hermès Birkin dan Chanel x Pharrell, serta kaus pemanasan khusus karya Nike dan Jacquemus.
Jerman tiba di North Carolina memakai koleksi fesyen dari Marc O'Polo sambil menarik koper pesanan khusus dari Rimowa.
>>> Dishub DKI Sediakan Parkir Khusus Ojol Pasca Viral Penertiban
Jepang mengenakan tracksuit retro Adidas bernuansa era 1990-an dan jas pesanan khusus dari jenama Dunhill.
Portugal memercayakan penampilannya pada rumah busana Sacoor Brothers dengan setelan jas perjalanan dari wol ringan anti-lecek.
Senegal mencuri perhatian lewat ansambel abu-abu hijau dari Xakeb, memadukan tradisi tekstil Afrika Barat ke dalam siluet pakaian kekinian.
Spanyol tampil serba Loewe saat tiba di Amerika Serikat, menampilkan kombinasi jaket ritsleting, kaus polo, dan celana lebar.
Swiss bekerja sama dengan desainer Salehe Bembury untuk koleksi pakaian perjalanan, seperti jaket dan celana bergambar ilustrasi Pegunungan Alpen.
>>> PT Esa Medika Mandiri Bidik Rp269 Miliar dari IPO Saham Juni 2026
Amerika Serikat menampilkan jas Hugo Boss, sementara beberapa pemain mengenakan kaus pemanasan buatan Nike dan Virgil Abloh Archive.
