⌂ Beranda News AI Ada di Mana-mana, Traffic Internet Diramal Naik 5 Kali Lipat

AI Ada di Mana-mana, Traffic Internet Diramal Naik 5 Kali Lipat

AI Ada di Mana-mana, Traffic Internet Diramal Naik 5 Kali Lipat
Ilustrasi: AI Ada di Mana-mana, Traffic Internet Diramal Naik 5 Kali Lipat
A A Ukuran Teks16px

Kecerdasan buatan (AI) semakin merasuk ke berbagai aspek kehidupan. Dampaknya, lalu lintas internet diperkirakan melonjak drastis dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut Ericsson Mobility Report edisi Juni 2026, traffic uplink akan tumbuh 3 hingga 5 kali lipat pada tahun 2031.

>>> Fans Roma Tolak Rencana Perekrutan Mason Greenwood

Lonjakan ini dipicu oleh adopsi aplikasi AI yang kian meluas.

Stanislaus Bawono, Head of Network Solutions Ericsson South East Asia, mengatakan AI akan menjadi bagian dari pengalaman seluler.

"Selama ke depan itu, AI akan menjadi part dari mobile experience," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa penggunaan AI tidak lagi terbatas pada smartphone. Perangkat wearable seperti smart glasses dan smartwatch juga akan memanfaatkan AI secara intensif.

Saat ini, sebagian besar traffic internet bersifat downlink, didominasi oleh streaming dan unduhan video. Namun, dengan meluasnya AI dan wearable, perilaku pengguna diprediksi berubah.

>>> Portugal Andalkan Cristiano Ronaldo untuk Jebol Pertahanan Uzbekistan

Pengguna akan lebih sering berinteraksi dengan asisten AI atau agen AI yang memahami konteks. Hal ini membutuhkan pengiriman data dalam jumlah besar ke server, sehingga traffic uplink meningkat.

Stanislaus menekankan pentingnya kesiapan penyedia jaringan.

"Banyak hal yang kita lakukan di network sekarang itu adalah bagaimana mempersiapkan turunannya atau pengunduh, tapi juga bagaimana mempersiapkan untuk kebanyakan traffic yang going up ke atas," jelasnya.

Perubahan perilaku ini mungkin belum terlihat sekarang, tetapi akan semakin nyata dalam beberapa tahun ke depan. "Ini behavior yang akan berubah.

>>> Beli Nomor HP Baru Tak Cukup NIK, Pekan Depan Wajib Verifikasi Wajah

Ini mungkin belum kelihatan sekarang, kelihatan mungkin nanti setelah beberapa tahun ke depan, tapi behavior ini akan semakin banyak," pungkasnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru