>>> Klaim Serangan Alien di Laga Skotlandia vs Brasil Ternyata Hoaks
Banyak bangunan di Eropa berusia tua, bahkan sebelum teknologi AC ada. Di Inggris, satu dari enam rumah dibangun sebelum tahun 1900, sehingga pemasangan AC menjadi sulit.
Birokrasi juga menjadi kendala. Otoritas Inggris sering menolak permohonan pemasangan AC, terutama di area konservasi atau bangunan bersejarah yang dilindungi.
Selain itu, Eropa berkomitmen menjadi kawasan netral iklim pada tahun 2050. Lonjakan penggunaan AC akan mempersulit pencapaian target tersebut.
AC tidak hanya boros energi, tetapi juga membuang udara panas yang dapat meningkatkan suhu luar ruangan.
Studi di Paris menemukan bahwa penggunaan AC dapat meningkatkan suhu luar ruangan antara 2 hingga 4 derajat Celsius.
Beberapa negara pun membatasi penggunaan AC.
Pada 2022, Spanyol memberlakukan aturan suhu AC di tempat umum tidak boleh lebih rendah dari 27 derajat Celsius demi menghemat energi.
Meski demikian, kekhawatiran terhadap penggunaan AC di Eropa mulai berubah seiring benua yang memanas dengan cepat.
"Rumah kita harus tangguh, bukan hanya terhadap suhu dingin, tetapi juga terhadap suhu panas yang semakin brutal," kata Yetunde Abdul, direktur UK Green Building Council.
Tanda peningkatan penggunaan AC sudah terlihat.
>>> Bunglon Terkecil Dunia Ditemukan, Genitalnya Super Besar
Laporan IEA memperkirakan jumlah unit AC di Uni Eropa bisa melonjak hingga 275 juta unit pada tahun 2050, lebih dari dua kali lipat dari tahun 2019.