⌂ Beranda › News › Dua Pengecer Tolak Jual GTA 6 Karena Hanya Berupa Kode Digital
News

Dua Pengecer Tolak Jual GTA 6 Karena Hanya Berupa Kode Digital

Ilustrasi kotak game GTA 6 yang hanya berisi kode digital
GTA 6 Dikabarkan Mampu Berjalan 60 fps di PS5 dan Xbox Series
A A Ukuran Teks16px

Dua pengecer game, Video Games Plus (VGP) dan Loot Box Gaming, mengumumkan tidak akan menjual Grand Theft Auto VI (GTA 6).

Keputusan ini diambil karena Rockstar Games mengkonfirmasi bahwa versi fisik GTA 6 tidak akan menyertakan kaset.

Sebagai gantinya, pemain yang membeli versi fisik GTA 6 akan menerima kode digital di dalam kemasan.

Kode ini memungkinkan pra-unduhan pada 12 November 2026, sehingga game dapat langsung dimainkan saat rilis pada 19 November 2026.

Komitmen Terhadap Media Fisik

VGP menyatakan bahwa kebijakan mereka adalah tidak menjual game yang hanya menawarkan kode digital.

Perusahaan ini berkomitmen untuk mendukung media fisik dan melestarikan nilai kepemilikan game fisik selama hampir 40 tahun.

Loot Box Gaming memiliki aturan serupa, tidak menjual game yang hanya menyediakan kode digital.

Mereka terbentuk dari kecintaan terhadap game fisik dan merasa tidak berhak menjual produk yang tidak menghormati pembeli.

Sementara itu, peritel besar seperti GamesStop, Amazon, dan Best Buy kemungkinan tetap akan menjual GTA 6 karena tidak memiliki masalah dengan format game fisik.

Gamer juga dapat membeli GTA 6 melalui Xbox Store atau PlayStation Store.

Di Indonesia, harga edisi Standar GTA 6 adalah Rp 1.190.000, sedangkan edisi Ultimate seharga Rp 1.490.000.

Edisi Ultimate menawarkan konten eksklusif tambahan, termasuk koleksi kendaraan premium, senjata, dan pakaian.

Rockstar belum menyebutkan fitur multiplayer atau online untuk GTA 6, yang dipastikan hanya menawarkan mode single player saat peluncuran.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru