⌂ Beranda News Ilmuwan Usul NASA Bangun Pusat Karantina Alien di Bulan

Ilmuwan Usul NASA Bangun Pusat Karantina Alien di Bulan

Ilmuwan Usul NASA Bangun Pusat Karantina Alien di Bulan
Ilustrasi: Ilmuwan Usul NASA Bangun Pusat Karantina Alien di Bulan
A A Ukuran Teks16px

Dua ilmuwan mengusulkan agar NASA membangun pusat karantina khusus di Bulan untuk menangani sampel dari luar angkasa. Usulan ini dimuat dalam jurnal Ambio oleh Frederick I.

Moxley dan Anthony Ricciardi dari Universitas McGill.

>>> PB PASI Gelar Kejurnas Atletik dan Indonesia U18 Open Championships 2026

Mereka berpendapat bahwa membawa material dari Mars atau asteroid langsung ke Bumi memiliki risiko ekologis yang tidak terduga.

Oleh karena itu, diperlukan laboratorium keamanan tinggi di permukaan Bulan yang dilengkapi sistem robotik canggih.

Fasilitas ini akan berfungsi sebagai tembok pelindung antara Bumi dan organisme asing yang mungkin terbawa dalam misi luar angkasa.

in2

Langkah ini sejalan dengan rencana NASA membangun pangkalan permanen di Bulan melalui program Artemis.

Setelah misi Artemis II berawak pada April 2026, NASA memprioritaskan infrastruktur permukaan untuk mendukung misi jangka panjang pada 2030.

>>> Cape Verde Melejit di Piala Dunia 2026, Kaptennya Kena Kasus Pemerkosaan

Mengintegrasikan pusat keamanan hayati ke dalam rencana tersebut dinilai memanfaatkan isolasi alami Bulan.

Meski keberadaan mikroba ekstraterestrial masih teoritis, para peneliti merujuk pada pengalaman spesies invasif di Bumi. Organisme tanpa predator alami dapat menyebar cepat dan mengubah ekosistem secara drastis.

Ricciardi menegaskan bahwa menunggu insiden terjadi bukan strategi yang bijak. Riset spesies invasif menunjukkan dampak jangka panjang yang menghancurkan jika organisme masuk ke lingkungan yang salah.

Mereka memperingatkan bahwa panduan perlindungan planet saat ini tidak memadai untuk era misi pengembalian sampel yang semakin sering.

>>> Fakta Menarik Zamzam Tower di Makkah, Bukan Cuma Jam Raksasa

Jika wahana antariksa yang terkontaminasi mengalami kecelakaan di Bumi, laboratorium yang ada belum tentu mampu menahan bentuk kehidupan dengan biokimia asing.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru