Maroko melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang adu penalti 3-2 atas Belanda di Estadio Monterry, Meksiko, Selasa (30/6/2026).
Pahlawan sekaligus aktor drama kemenangan Maroko adalah Soufiane Rahimi. Striker berusia 30 tahun itu nyaris menjadi pesakilan, namun keberuntungan berpihak padanya.
>>> Dokter dan Perawat di Singapura Manfaatkan iPhone dan iPad untuk Rawat Pasien
Rahimi masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-86 menggantikan Azzedine Ounahi.
Di babak pertama extra time, ia mendapat peluang emas setelah melewati bek Belanda, namun tembakan jarak dekatnya berhasil ditepis kiper Bart Verbruggen.
Drama Adu Penalti
Skor 1-1 bertahan hingga akhir extra time.
Belanda unggul lebih dulu lewat gol Cody Gakpo pada menit ke-72, namun Maroko menyamakan kedudukan melalui gol Diop di masa injury time.
>>> Jerman dan Jepang Kalah Bareng, Warganet Bikin Candaan Perang Dunia II
Dalam adu penalti, Rahimi ditunjuk sebagai eksekutor kedua.
Tembakannya ke kanan gawang berhasil ditepis Verbruggen, namun bola masih bergulir dan mengenai kaki kiper Belanda itu hingga masuk ke gawang sendiri.
Rahimi sempat kecewa, namun akhirnya sujud syukur. "Rezeki tak ke mana," tulisnya dalam unggahan di media sosial.
>>> Belanda vs Maroko Berlanjut ke Adu Penalti di Piala Dunia 2026
Kemenangan ini membawa Maroko ke babak 16 besar untuk menghadapi Kanada pada Minggu (5/7/2026) tengah malam WIB.