⌂ Beranda News PP Tunas Berlaku, Platform Digital Perkuat Perlindungan Remaja

PP Tunas Berlaku, Platform Digital Perkuat Perlindungan Remaja

PP Tunas Berlaku, Platform Digital Perkuat Perlindungan Remaja
Ilustrasi: PP Tunas Berlaku, Platform Digital Perkuat Perlindungan Remaja
A A Ukuran Teks16px

Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) mulai berlaku.

Regulasi ini mendorong platform digital untuk menciptakan ekosistem yang lebih aman bagi pengguna muda.

>>> Diam-diam Haaland Punya Rekor Ini di Piala Dunia

Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid mengapresiasi Meta yang menaungi Instagram, Facebook, dan Threads. Meta dinilai telah menyelaraskan fitur dan layanan dengan hukum Indonesia.

Meta menetapkan batas usia minimum 16 tahun di seluruh platformnya. Kebijakan komunitas juga disesuaikan untuk melindungi anak.

Teen Accounts: Perlindungan Bawaan untuk Remaja

Melalui fitur Teen Accounts di Instagram, Meta menghadirkan perlindungan yang aktif secara otomatis. Akun remaja diatur menjadi privat secara default.

in2

Kontrol pesan diperketat sehingga remaja hanya bisa menerima pesan dari akun yang sudah diikuti. Sensitive Content Control diatur pada tingkat perlindungan tertinggi untuk mengurangi paparan konten sensitif.

Juru bicara Meta Esther Samboh mengatakan pihaknya ingin remaja tetap bisa berkreasi tanpa risiko konten yang belum sesuai usia.

Fitur anti-perundungan seperti Hidden Words juga diaktifkan otomatis.

>>> Sandro Tonali Buka Suara soal Rumor Pindah ke Tottenham

Pengingat Waktu dan Mode Istirahat

Teen Accounts juga mendukung kesejahteraan digital. Pengguna remaja akan mendapat pengingat setelah menggunakan Instagram atau Threads selama 60 menit sehari.

Fitur Sleep Mode aktif otomatis mulai pukul 22.00 hingga 07.00 waktu setempat. Notifikasi dibisukan dan pesan langsung mendapat balasan otomatis.

Bagi pengguna di bawah 16 tahun, beberapa fitur seperti siaran langsung memerlukan persetujuan orang tua.

Perlindungan terhadap gambar bernuansa nudity di Direct Message juga tidak bisa dinonaktifkan tanpa izin.

Meta juga menghadirkan Family Center sebagai pusat informasi bagi orang tua. Sumber daya ini mencakup panduan percakapan keluarga dan materi kesejahteraan digital.

Associate Professor Dr Rachel Rodgers dari Northeastern University menilai perubahan ini penting. Orang tua bisa berdiskusi dengan anak mengenai topik menantang di dunia digital.

>>> MediaTek Ungkap Masa Depan AI dan Gaming di Smartphone

Keamanan digital membutuhkan sinergi antara platform, orang tua, sekolah, dan komunitas. Dengan pendampingan yang baik, remaja dapat tumbuh sehat di era digital.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru