Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara soal kontroversi penangguhan kartu merah striker Amerika Serikat Folarin Balogun. Menurutnya, semua keputusan sudah sesuai prosedur.
Kontroversi mencuat jelang duel AS vs Belgia pada Babak 16 besar Piala Dunia 2026. Balogun, yang mendapat kartu merah di laga sebelumnya, diizinkan tampil.
>>> Kisah Tragis Bocah 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies dari Kelelawar
FIFA menangguhkan hukuman Balogun berdasarkan Kode Disiplin FIFA pasal 27. Sanksi itu ditangguhkan untuk masa percobaan selama setahun.
Kritik deras mengarah ke FIFA karena diduga ada intervensi Presiden AS Donald Trump. Infantino mengakui Trump meneleponnya, namun memastikan tidak ada intervensi.
"Saya telah melihat komentar publik terkait keputusan Komite Disiplin independen FIFA mengenai skorsing Folarin Balogun," ujar Infantino. "Badan-badan peradilan FIFA berstatus independen."
>>> Portugal Tersingkir di Piala Dunia 2026, Bruno Fernandes Ungkap Kekecewaan
Infantino menegaskan bahwa ia rutin berdiskusi dengan Trump soal Piala Dunia. Dalam percakapan tersebut, ia menjelaskan bahwa ada proses hukum yang berjalan.
"Saya membaca keputusan Komite Disiplin FIFA ketika dikeluarkan. Terkadang saya terkejut, setuju, atau tidak setuju.
Namun, saya selalu menghormati keputusan tersebut," tambahnya.
>>> Vinicius Junior Dinilai Belum Mampu 'Gendong' Timnas Brasil
Informasi terbaru menyebut banding Belgia atas pencabutan sanksi Balogun ditolak FIFA. Pemain berusia 25 tahun itu bisa diturunkan pada Selasa (7/6) pagi WIB.
