Spektrum frekuensi merupakan aset paling berharga bagi operator seluler. Semakin besar dan merata kepemilikan frekuensi, semakin besar kemampuan operator menghadirkan layanan internet cepat dan berkualitas.
Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standarisasi Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi, Adis Alifiawan, mengungkapkan peta penguasaan spektrum oleh Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XLSmart.
>>> Alibaba Larang Karyawan Pakai AI Anthropic, Tuduh Ada Risiko Keamanan
Kepemilikan Spektrum Telkomsel
Telkomsel saat ini mengoperasikan spektrum di beberapa pita frekuensi. Di pita 900 MHz, mereka memiliki lebar pita 30 MHz.
Di pita 1.800 MHz, lebar pita mencapai 45 MHz. Sementara di pita 2,1 GHz, Telkomsel menguasai 40 MHz.
Di pita 2,3 GHz, lebar pita yang dimiliki adalah 50 MHz. Total bandwidth Telkomsel mencapai 165 MHz.
Kepemilikan Spektrum XLSmart
XLSmart menguasai spektrum di pita 800 MHz dengan lebar 22 MHz.
Di pita 900 MHz, mereka memiliki 15 MHz yang akan dikembalikan ke negara pasca merger paling lambat 14 Desember 2026.
Di pita 1.800 MHz, lebar pita XLSmart adalah 45 MHz. Di pita 2,1 GHz, mereka memiliki 30 MHz.
Di pita 2,3 GHz, lebar pita mencapai 40 MHz. Total bandwidth XLSmart saat ini adalah 152 MHz.
Kepemilikan Spektrum Indosat Ooredoo Hutchison
IOH menguasai spektrum di pita 900 MHz dengan lebar pita 25 MHz. Di pita 1.800 MHz, lebar pita mencapai 60 MHz.
>>> Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Maroko 2-0
Di pita 2,1 GHz, IOH memiliki 50 MHz. Total bandwidth Indosat Ooredoo Hutchison adalah 135 MHz.
Rebutan Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz
Ketiga operator seluler saat ini berebut blok kosong di lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang digelar Kementerian Komdigi.
