Warren Buffett benar-benar menghentikan donasinya ke Gates Foundation.
Pada donasi pertengahan tahun ini, ia tidak mengucurkan kekayaannya dengan alasan menunggu hasil investigasi keterkaitan yayasan tersebut dengan Jeffrey Epstein.
>>> Piala Dunia 2026: Misi Inggris Tuntaskan Periode Emas dengan Gelar Juara
Yayasan amal milik Bill Gates itu mendadak diragukan oleh CEO Berkshire Hathaway sejak nama sahabatnya terseret dalam Epstein Files.
Departemen Kehakiman AS menemukan sejumlah email yang menunjukkan komunikasi antara predator seksual itu dengan staf Gates Foundation.
Menurut laporan Reuters, CEO Gates Foundation Mark Suzman menugaskan tinjauan eksternal untuk menilai keterlibatan yayasan di masa lalu dengan Epstein.
Temuan tersebut diharapkan keluar pada musim panas.
Buffett menunda keputusan donasinya hingga akhir tahun, mungkin hingga saat ia mengirimkan surat ucapan terima kasih, menurut laporan WSJ yang mengutip orang-orang yang mengetahui rencana Buffett.
Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut.
>>> Didukung Pertamina, Qarrar Firhand Cetak Sejarah di WSK Euro Series 2026
Berkshire Hathaway dan Gates Foundation tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Buffett, yang kini berusia 95 tahun, telah menyumbangkan lebih dari USD 47 miliar saham konglomerat tersebut ke Gates Foundation dalam dua dekade terakhir.
Kini, tak cuma terancam tidak lagi berdonasi, Buffett bahkan tak berbincang dengan teman lamanya itu karena takut terbawa dalam kasus Epstein.
Reputasi pendiri Microsoft tercoreng setelah Departemen Kehakiman merilis berkas baru tentang Epstein pada Februari lalu.
Bill Gates (70) belum dituduh melakukan kejahatan apa pun, namun berulang kali menyatakan penyesalannya karena terlibat dengan Epstein.
>>> Meta Terancam Denda Rp 22.000 Triliun Akibat Tuduhan Kecanduan Anak
Ia membantah menghabiskan waktu bersama korban pelecehan seksual Epstein dan mengatakan tidak pernah menyaksikan perilaku kriminalnya.

