Wakil Presiden Argentina Victoria Villarruel melontarkan pernyataan provokatif menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina.
Dalam unggahan di media sosial X, Rabu (15/7/2026), Villarruel menyebut Inggris sebagai "perampok yang merebut kekuasaan" dan menegaskan laga ini bukan sekadar pertandingan biasa.
>>> Link Live Streaming Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
"Besok kami akan bermain melawan para perompak yang merebut kekuasaan. Ini bukan sekadar pertandingan biasa," tulis Villarruel.
Ia juga menambahkan, "Saya tidak akan bersikap terlalu sopan atau berhati dingin; melawan Inggris, selalu ada sesuatu yang lebih.
Untuk Malvinas, buat Diego, demi yang terakhir bagi Leo, dan ini untuk menghentikan para penjajah."
Pernyataan tersebut merujuk pada konflik berkepanjangan antara Argentina dan Inggris terkait Kepulauan Falkland, yang dikenal Argentina sebagai Malvinas.
>>> Puluhan Ribu Cermin Raksasa Akan Selimuti Bumi, Ini Tujuannya
Konflik tersebut pernah memicu perang bersenjata pada April-Juni 1982, yang berakhir dengan kekalahan Argentina.
Villarruel memiliki sentimen pribadi terhadap Perang Malvinas karena ayahnya, Eduardo Marcelo Villarruel, bertempur di sana sebagai penerjun payung.
Duel Inggris vs Argentina akan berlangsung di Atlanta Stadium pada Kamis (16/7) dini hari WIB.
>>> Intip Wujud Motorola Razr Fold, HP Lipat Premium dengan Kamera Mumpuni
Kedua tim telah bertemu lima kali sejak 1962, dengan tiga kemenangan untuk Inggris dan dua untuk Argentina.

