⌂ Beranda News Game Paddle Paddle Paddle Viral, 55 Ribu Gamer Minta Refund Meski Ulasan Positif

Game Paddle Paddle Paddle Viral, 55 Ribu Gamer Minta Refund Meski Ulasan Positif

Game Paddle Paddle Paddle Viral, 55 Ribu Gamer Minta Refund Meski Ulasan Positif
Ilustrasi: Game Paddle Paddle Paddle Viral, 55 Ribu Gamer Minta Refund Meski Ulasan Positif
A A Ukuran Teks16px

Nasib tidak mengenakkan dialami developer game Mateo Covic dari studio Zoroarts.

Game buatannya, Paddle Paddle Paddle, yang mendapat ulasan positif justru menghadapi gelombang permintaan pengembalian dana (refund) dari puluhan ribu pemain.

>>> Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengalaman Musik yang Lebih Personal

Covic mengungkapkan melalui media sosial X bahwa tingkat pengembalian dana mencapai 21% dari total pembelian.

Angka ini setara dengan lebih dari 55.000 permintaan refund, padahal 90% ulasan yang diterima sangat positif.

Kebijakan Refund Steam Menjadi Sorotan

Masalah ini diduga terkait dengan kebijakan pengembalian dana Steam.

Covic mengkritik platform tersebut karena mengizinkan pemain mendapatkan refund penuh untuk game yang dimainkan kurang dari dua jam.

Menurut Covic, kebijakan ini, yang dirancang untuk memastikan kepuasan pemain, justru terasa seperti hukuman bagi pengembang game dengan durasi permainan yang lebih singkat.

>>> Inggris Gagal Lagi di Piala Dunia, Thomas Tuchel Tolak Anggap Kutukan

Paddle Paddle Paddle sendiri menawarkan gameplay unik dengan durasi sekitar 3,5 jam untuk versi lengkap, sementara demonya bisa dimainkan gratis selama kurang lebih 40 menit.

Game ini dibanderol murah seharga Rp 44.999 dan saat ini sedang diskon menjadi Rp 26.999.

Covic menyatakan bahwa banyak pemain yang menyukai game tersebut, terbukti dari ulasan positif dan waktu bermain yang mencapai 5 hingga 20 jam.

Namun, beberapa speedrunner berhasil menyelesaikan game hanya dalam 1-2 jam dan memberikan komentar menyindir agar Covic membuat game yang lebih panjang.

Ia berpendapat bahwa gamer PC cenderung tidak menyukai game yang pendek dan enggan membayarnya.

>>> Messi Sambut Duel Kontra Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Meskipun memahami pola tersebut, Covic merasa tidak ada alasan bagi banyak orang untuk menghina dirinya atau game buatannya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM