⌂ Beranda News Semangat Juang Atlet Palestina: Kehilangan Kaki Tak Padamkan Mimpi
News

Semangat Juang Atlet Palestina: Kehilangan Kaki Tak Padamkan Mimpi

Atlet Palestina Allam Mohammed Shabir berlatih di ruang sederhana di rumahnya
Semangat Juang Atlet Palestina: Kehilangan Kaki Tak Padamkan Mimpi
A A Ukuran Teks16px

Kehilangan kedua kaki akibat perang di Jalur Gaza tidak memadamkan semangat Allam Mohammed Shabir untuk tetap mengejar mimpinya sebagai atlet.

Pria berusia 36 tahun itu terus berlatih demi kembali berkompetisi di ajang olahraga internasional, meskipun kedua kakinya harus diamputasi akibat serangan pada 2025.

Bangkit dari Keterbatasan

Allam, yang berasal dari kamp pengungsi Beach Camp di Gaza City, sebelumnya merupakan pemain Beach Services Club dan Friendship Sports Club.

Alih-alih menyerah, Allam membangun ruang latihan sederhana di dalam rumahnya untuk menjalani latihan fisik setiap hari sebagai bagian dari pemulihan dan persiapan kembali berolahraga.

Kondisi di Gaza menyulitkan akses fasilitas latihan karena banyak klub olahraga dan pusat kebugaran rusak atau hancur akibat perang.

Ia harus mengumpulkan berbagai peralatan olahraga secara bertahap di tengah situasi yang sulit untuk melengkapi ruang latihannya.

Bagi Allam, olahraga bukan hanya menjaga kebugaran, tetapi juga cara membangun kembali kepercayaan diri dan membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi untuk berkarya.

Di tengah proses rehabilitasi, Allam menyimpan harapan besar untuk kembali tampil di panggung olahraga internasional.

Ia bercita-cita mengikuti berbagai kejuaraan dan menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas, khususnya korban konflik bersenjata.

📰 Update Terbaru