Ponsel lipat berbentuk buku seperti Motorola Razr Fold dirancang untuk mendukung produktivitas pengguna.
Dari luar tampak seperti smartphone biasa, namun saat dibuka layar besar 8,1 inci siap menampilkan lebih banyak konten.
>>> Vietnam Targetkan Sapu Bersih di Grup A Piala AFF 2026, Tandang ke Indonesia
Layar utama Razr Fold menggunakan panel LTPO OLED dengan resolusi 2K, refresh rate 120Hz, dan kecerahan hingga 6.200 nits.
Hal ini memastikan konten tetap terlihat jelas meski di bawah sinar matahari.
Dengan layar besar, pengguna bisa membuka hingga tiga aplikasi sekaligus dalam mode split screen. Jika masih kurang, aplikasi keempat bisa dibuka dalam mode floating.
Taskbar di bagian bawah layar memudahkan akses ke aplikasi yang baru digunakan.
Fitur AI dan Performa Andal
Motorola membekali Razr Fold dengan aplikasi Moto AI yang menyediakan fitur 'Catch me up' untuk ringkasan notifikasi penting dan 'Pay attention' untuk transkripsi percakapan real-time.
>>> Emmanuel Petit Yakin Harry Kane Tak Akan Menangi Ballon d'Or 2026
Pengguna juga bisa memilih chatbot AI seperti Microsoft Copilot, Google Gemini, atau Perplexity AI.
Performa ponsel ditopang chipset Snapdragon 8 Gen 5 dengan RAM LPDDR5X 12GB yang mendukung RAM Boost. Penyimpanan internal 256GB memastikan foto, video, dan aplikasi tersimpan rapi.
Sistem liquid cooling canggih menjaga performa tetap stabil saat bermain game, streaming, atau menjalankan banyak aplikasi.
Razr Fold menggunakan baterai silikon berkapasitas 6.000 mAh yang mampu bertahan seharian. Pengisian cepat 80W memungkinkan pengisian daya 12 menit untuk pemakaian lebih dari 12 jam.
>>> Google Konfirmasi Kenaikan Harga Pixel 11, Pixel Lama Juga Terdampak
Form factor lipat juga mendukung Laptop Mode saat layar dibuka 90 derajat, memudahkan menulis dan mengedit dokumen di mana saja.

