⌂ Beranda News Potret Matahari Paling Tajam Ungkap Misteri Atmosfer Panas

Potret Matahari Paling Tajam Ungkap Misteri Atmosfer Panas

Potret Matahari Paling Tajam Ungkap Misteri Atmosfer Panas
Ilustrasi: Potret Matahari Paling Tajam Ungkap Misteri Atmosfer Panas
A A Ukuran Teks16px

Citra paling detail dari permukaan Matahari telah berhasil ditangkap menggunakan Teleskop Surya Inouye di Hawaii.

Pengamatan ini memperlihatkan fitur-fitur baru berukuran sekitar 20 km di wilayah aktif dekat bintik Matahari.

>>> HP Ala BlackBerry Bangkit Kembali, Ciptakan Ceruk Pasar Baru

Fitur-fitur baru ini berpotensi menjelaskan misteri selama puluhan tahun mengenai mengapa korona, atmosfer luar Matahari, memiliki suhu jutaan derajat Celsius, jauh lebih panas dibandingkan permukaannya yang hanya sekitar 6.000 derajat Celsius.

Resolusi Tertinggi dalam Pengamatan Surya

Dr. Friedrich Wöger, ilmuwan senior di US National Solar Observatory, menyatakan bahwa ini adalah citra permukaan surya dengan resolusi spasial tertinggi yang pernah diperoleh.

Citra terbaru ini mampu menangkap detail sekecil 30 km, melampaui kemampuan pengamatan sebelumnya.

Dr. David Kuridze, seorang astronom dalam tim tersebut, mengungkapkan kekagumannya atas kemampuan melihat struktur sekecil dan sehalus itu di Matahari, sesuatu yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Dalam citra terbaru ini, struktur kecil menyerupai pusaran air di permukaan Matahari diidentifikasi sebagai tanda ketidakstabilan Kelvin-Helmholtz (KHI).

Fenomena KHI terbentuk ketika plasma bergerak cepat meluncur melewati fluida yang lebih lambat, menciptakan gesekan dan memicu gangguan kecil yang berkembang menjadi pusaran spiral.

>>> Luis Figo Desak Presiden FIFA Gianni Infantino Mundur

Meskipun KHI telah diamati di Bumi dan planet lain, keberadaannya di Matahari baru terkonfirmasi kali ini.

Peristiwa eksplosif di Matahari, seperti suar surya dan lontaran massa korona, ditenagai oleh medan magnet ekstrem yang berfluktuasi.

Ledakan ini dapat mengganggu jaringan listrik, satelit, dan komunikasi global di Bumi.

Para peneliti menduga bahwa pusaran-pusaran kecil di permukaan Matahari ini kemungkinan menjadi pemicu awal terbentuknya lilitan medan magnet yang kompleks.

Penemuan ini berpotensi memecahkan salah satu misteri terbesar dalam fisika Matahari selama lebih dari 50 tahun, yaitu mengenai sumber panas ekstrem di korona Matahari.

>>> Marc Marquez Waspadai MotoGP Inggris, Silverstone Tantangan Terberat

Proses ini diduga melepaskan energi besar dalam bentuk panas ketika pusaran memicu ketidakstabilan dan energi berpindah ke skala yang lebih kecil.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM