⌂ Beranda › News › Frekuensi 900 MHz Segera Dilelang, Ini Manfaatnya untuk Koneksi
News

Frekuensi 900 MHz Segera Dilelang, Ini Manfaatnya untuk Koneksi

Ilustrasi frekuensi 900 MHz untuk koneksi internet
Komdigi Pastikan Pembangunan Digital Kini Utamakan Dampak Nyata
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berencana memanfaatkan pita frekuensi 900 MHz setelah menuntaskan seleksi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz.

Targetnya, proses lelang 900 MHz dapat dimulai pada tahun ini juga.

Spektrum 900 MHz termasuk kelompok frekuensi rendah atau low band.

Karakteristik ini membuat sinyal seluler mampu menjangkau area luas dengan penetrasi yang lebih baik dibandingkan frekuensi lebih tinggi.

Dengan keunggulan tersebut, pita 900 MHz dapat menjadi pilihan operator untuk memperkuat cakupan layanan 4G, terutama di wilayah yang membutuhkan jangkauan luas.

Frekuensi ini juga membantu menjaga kualitas koneksi di area dengan hambatan bangunan atau kondisi geografis tertentu.

Secara sederhana, frekuensi rendah seperti 900 MHz lebih mengutamakan jangkauan, sedangkan spektrum lebih tinggi memberikan kapasitas lebih besar di area terbatas.

Karena itu, 900 MHz dapat menjadi pelengkap spektrum yang sudah dimiliki operator, bukan sekadar tambahan kapasitas.

Dibandingkan pita 700 MHz yang baru dilelang, keduanya sama-sama low band dengan cakupan luas dan penetrasi baik.

Sementara 2,6 GHz berada di mid band, lebih diarahkan untuk kapasitas besar di wilayah trafik tinggi.

Pemanfaatan 900 MHz dapat memperkaya kombinasi spektrum operator.

Jika 700 MHz berperan memperluas cakupan, 900 MHz dapat memperkuat lapisan jaringan di area yang sudah ada layanan serta meningkatkan fleksibilitas penggelaran.

Bagi pengguna, tambahan spektrum tidak otomatis membuat kecepatan internet melonjak. Dampaknya bergantung pada alokasi spektrum oleh operator, teknologi yang digunakan, kepadatan pengguna, jumlah BTS, dan perangkat pelanggan.

Namun, ketersediaan spektrum tambahan memberi ruang bagi operator mengelola trafik lebih baik.

Ketika kapasitas terbagi ke lebih banyak kanal, kepadatan trafik dapat berkurang sehingga berpotensi meningkatkan konsistensi kualitas layanan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru