⌂ Beranda News Misteri Luar Angkasa Gelap Terpecahkan Lewat Teori Astronomi
News

Misteri Luar Angkasa Gelap Terpecahkan Lewat Teori Astronomi

Misteri Luar Angkasa Gelap Terpecahkan Lewat Teori Astronomi
Misteri Luar Angkasa Gelap Terpecahkan Lewat Teori Astronomi
A A Ukuran Teks16px

Menatap langit malam atau potret alam semesta memperlihatkan ruang hampa yang tampak sangat gelap gulita. Fenomena ini kerap menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai alasan di balik kegelapan luar angkasa.

Pertanyaan klasik ini dikenal para astronom sebagai paradoks Olbers dari Heinrich Olbers. Ia menduga ruang antarbintang diisi materi penyerap cahaya yang pada akhirnya dipatahkan oleh hukum termodinamika.

>>> Adidas Hyperboost Edge Hadirkan Sepatu Lari Ringan Tanpa Pelat

Misteri tersebut baru terpecahkan pada abad ke-20 karena alam semesta terus mengembang. Cahaya galaksi yang menjauh bergeser ke dalam jangkauan inframerah dan gelombang radio yang tak terlihat mata.

Peran Atmosfer dalam Memantulkan Cahaya

Sementara itu, bumi bisa menjadi terang karena keberadaan lapisan atmosfer di sekitarnya. Ruang angkasa hampir berupa ruang hampa tanpa atmosfer sehingga cahaya membutuhkan medium untuk memantul.

>>> Bayern Munich Bungkam Heidenheim 4-2, Jamal Musiala Alami Insiden

Atom dan molekul atmosfer berinteraksi dengan foton matahari dan membiaskan spektrum cahaya tampak. Interaksi inilah yang membuat langit siang hari di bumi terlihat berwarna biru.

>>> Tekanan Bagi Sam Altman Akibat Gelombang Kebocoran Petinggi OpenAI

Planet atau satelit tanpa atmosfer seperti bulan dan merkurius akan menampilkan langit hitam legam. Kondisi serupa juga tampak jelas pada dokumentasi pendaratan misi luar angkasa.

📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM