⌂ Beranda › News › Analisis Astronom Ungkap Batasan Pasokan Air di Bulan
News

Analisis Astronom Ungkap Batasan Pasokan Air di Bulan

Ilustrasi pemukiman dan cadangan air di Bulan
Analisis Astronom Ungkap Batasan Pasokan Air di Bulan Pexels
A A Ukuran Teks16px

Sebuah kota di Bulan berpenduduk satu juta jiwa akan menguras cadangan air sebanyak satu miliar ton dalam waktu sekitar 100 tahun.

Perhitungan ini berasal dari analisis astronom di Smithsonian Astrophysical Observatory yang meninjau visi ambisius pemukiman luar angkasa.

Tantangan Kebutuhan Air di Bulan

Jumlah satu miliar ton air memang tampak sangat besar dan mampu menutupi wilayah luas.

Namun persediaan tersebut cepat menyusut ketika dihitung untuk keperluan minum, tanaman, udara, serta bahan bakar roket.

Sebuah jurnal ilmiah menyebutkan bahwa tenaga listrik di Bulan lebih mudah diatasi menggunakan panel surya atau reaktor nuklir.

Kendala utamanya terletak pada ketersediaan air yang sangat terbatas di satelit alami bumi tersebut.

Peran Penting Daur Ulang Air

Setiap penduduk di Bulan diperkirakan membutuhkan sekitar 500 ton air per tahun untuk menunjang kehidupan.

Tanpa sistem daur ulang, pasokan satu miliar ton air akan habis dalam kurun waktu 2,4 tahun saja.

Stasiun Luar Angkasa Internasional saat ini mampu mendaur ulang sekitar 98% air yang mereka gunakan.

Jika tingkat efisiensi tersebut diterapkan pada kota di Bulan, cadangan satu miliar ton air bisa bertahan hingga satu abad.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru