⌂ Beranda News Kecerdasan Buatan Disebut Mampu Ambil Alih Kedaulatan Negara
News

Kecerdasan Buatan Disebut Mampu Ambil Alih Kedaulatan Negara

Kecerdasan Buatan Disebut Mampu Ambil Alih Kedaulatan Negara
Kecerdasan Buatan Disebut Mampu Ambil Alih Kedaulatan Negara
A A Ukuran Teks16px

Seorang profesor Harvard memberikan peringatan serius mengenai masa depan di mana kecerdasan buatan berpotensi menguasai negara.

Dalam sebuah siniar, sejarawan Jill Lepore membahas kemunculan konsep negara buatan yang perlahan menggeser tatanan tradisional.

>>> WhatsApp Rilis 3 Fitur Keamanan Baru untuk Melindungi Akun Pengguna

Sistem pemerintahan masa depan tersebut dikhawatirkan berjalan bukan berdasarkan persetujuan rakyat.

Keputusan penting nantinya dikendalikan oleh mesin-mesin canggih yang sepenuhnya dimiliki oleh korporasi.

Fenomena ini didorong oleh para elite berpengaruh yang ingin kekuasaannya melampaui pemerintah yang sah.

Keinginan masyarakat yang sebenarnya justru menolak kehadiran masif teknologi tersebut serta pusat data.

>>> Julian Alvarez Dilepas Atletico ke Arsenal Ketimbang Barcelona

Buku terbaru karya Lepore mengeksplorasi bagaimana fungsi negara digantikan oleh korporasi pengendali infrastruktur digital.

Proses pencarian informasi pemilu hingga berita kini telah dimediasi oleh kelompok-kelompok teknologi yang kuat.

Perkembangan teknologi ini semakin mempercepat terwujudnya negara buatan di tengah masyarakat.

>>> Ducita Siapkan Fermin Aldeguer Hadapi Perombakan Pembalap 2027

Sebagian besar pesan politik dan pengawasan ketat saat ini juga telah memanfaatkan bantuan sistem mesin.

📰 Update Terbaru