Perubahan berikutnya terjadi pada 2016 setelah Mirae Asset Financial Group mengakuisisi mayoritas saham perusahaan. Nama perusahaan kemudian resmi menjadi PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Di Bursa Efek Indonesia, perusahaan ini dikenal menggunakan kode broker YP.
Pemegang Saham dan Penghargaan
Mayoritas saham perusahaan saat ini dimiliki oleh Mirae Asset Securities (HK) Limited dengan porsi sekitar 99 persen.
Sisanya dimiliki oleh PT Buma Apparel Industry sebesar 0,51 persen dan PT Snet Indonesia sebesar 0,49 persen.
Selama beroperasi di Indonesia, perusahaan tersebut juga meraih sejumlah penghargaan di industri pasar modal. Beberapa di antaranya Indonesia’s Best Broker dari FinanceAsia, Top Digital Innovation 2023 dari The Iconomics, serta peringkat ketiga Highest Digital Index dari Majalah Infobank.
Pada 2018, Bursa Efek Indonesia juga memberikan penghargaan The Best IDX Member on the Transaction Frequency dalam ajang IDX Appreciation.
Operasional Perusahaan Tetap Normal
Manajemen Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyatakan telah menerima kedatangan penyidik untuk mengumpulkan data dan informasi terkait perkara tersebut.
Dalam keterangan resmi, perusahaan menegaskan bahwa pihaknya bersikap kooperatif dan mendukung seluruh proses investigasi yang sedang berjalan.
"Proses ini merupakan kelanjutan dari masalah hukum yang telah berlangsung lama, dan perusahaan telah kooperatif terhadap investigasi yang sedang berjalan serta mendukung semua permintaan penyidik," demikian pernyataan perusahaan.
Perusahaan juga memastikan seluruh kegiatan operasional tetap berjalan normal meski proses penyidikan masih berlangsung.
Hingga saat ini, penyidik masih melanjutkan penelusuran terhadap dugaan manipulasi saham BEBS sebelum perkara tersebut diproses lebih lanjut di tahap penuntutan.