⌂ Beranda News KKP Soroti Pencemaran Bakteri E. Coli di Gili Trawangan

KKP Soroti Pencemaran Bakteri E. Coli di Gili Trawangan

KKP Soroti Pencemaran Bakteri E. Coli di Gili Trawangan
Pencemaran bakteri E. coli di perairan Gili Trawangan
A A Ukuran Teks16px

Kawasan konservasi laut Gili Trawangan mengalami pencemaran bakteri Escherichia coli (E. coli).

Hal ini dipicu oleh tingginya aktivitas pariwisata di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

>>> Timnas Inggris Kalahkan Selandia Baru 1-0 dalam Uji Coba Piala Dunia 2026

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, A Koswara, menyatakan kondisi ekosistem di perairan itu sudah mendekati zona merah.

"Gili Trawangan adalah kawasan konservasi laut.

Namun, aktivitas pariwisata di sana sudah luar biasa dan ini mengganggu ekosistem konservasi," ujarnya dalam acara World Ocean Day & Coral Triangle Day 2026 di The Nusa Dua, Badung, Minggu (7/6/2026).

Langkah Penanganan dan Dampak

KKP telah menggandeng Pemerintah Provinsi NTB melalui nota kesepahaman untuk memperkuat penanganan sampah di pulau wisata tersebut.

>>> Studi: Lobster dan Krustasea Merasakan Sakit saat Dimasak

Direktur Konservasi WWF-Indonesia, Dewi Lestari Yani Rizki, mengonfirmasi bahwa pencemaran E. coli di laut sudah terdeteksi berdasarkan penelitian.

"Tadi saya juga baru dengar dari Pak Dirjen bahwa menurut penelitian sudah sampai E. coli sudah sampai di laut," kata Dewi.

Dampak pencemaran ini tidak hanya mengancam biota laut, tetapi juga kesehatan manusia.

"Artinya adalah sampah atau polusi yang terjadi di laut itu sudah membahayakan terhadap kesehatan, bukan hanya kesehatan biota laut, tetapi kepada kesehatan manusia juga," ujar Dewi.

>>> Veda Ega Pratama Turun ke Peringkat Keenam Klasemen Moto3 2026

WWF-Indonesia akan berdiskusi dengan KKP dan mitra pembangunan internasional untuk menyusun strategi penanggulangan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru