Kabar gembira datang dari kawasan konservasi di Aceh Besar.
Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho di Cagar Alam (CA) Jantho mendokumentasikan kelahiran satu individu bayi orangutan sumatera (Pongo abelii).
>>> Undip Buka Pendaftaran Ujian Mandiri Sarjana UTBK 2026
Bayi tersebut lahir dari induk bernama Bulan. Bulan merupakan orangutan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di alam liar sejak 2018.
Tim Post Release Monitoring YEL-SOCP mengonfirmasi kabar ini pada 22 Mei 2026. Petugas menemukan Bulan bergerak aktif di tajuk hutan.
Saat pemantauan, Bulan terlihat sangat protektif terhadap bayinya. Bayi itu terus mendekap erat induknya tanpa melepas pegangan.
Bayi orangutan berjenis kelamin jantan itu diperkirakan berusia sekitar satu bulan. Satwa dalam kondisi sehat ini diberi nama Badar.
>>> ASDP dan KAI Berikan Diskon Tiket Selama Libur Sekolah 2026
Bulan memiliki rekam jejak panjang sebelum berhasil berkembang biak di alam bebas.
Induk ini diselamatkan dari jaringan perdagangan satwa liar di Kutacane, Aceh Tenggara, pada 2014 saat masih berusia sekitar dua tahun.
Bulan menjalani rehabilitasi intensif selama empat tahun di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan YEL-SOCP Sibolangit.
Setelah dinyatakan siap, ia dilepasliarkan ke Pusat Reintroduksi Orangutan di CA Jantho pada 2018.
>>> Timnas Iran Tiba di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026
Kelahiran Badar menjadi kabar segar bagi upaya konservasi orangutan sumatera di kawasan tersebut.