⌂ Beranda News Gangguan Produksi Resin Arab Saudi Ancam Pasokan Elektronik Global

Gangguan Produksi Resin Arab Saudi Ancam Pasokan Elektronik Global

Gangguan Produksi Resin Arab Saudi Ancam Pasokan Elektronik Global
Pabrik petrokimia di Jubail, Arab Saudi
A A Ukuran Teks16px

Namun, kondisi ini menyulitkan produsen karena industri teknologi tinggi belum menemukan substansi pengganti resin yang siap pakai untuk mempertahankan integritas sinyal elektrik perangkat modern.

Ponsel lipat dengan struktur rumit dan produk baru yang dijadwalkan meluncur pada September 2026 juga menghadapi risiko penundaan produksi.

>>> BMKG Terbitkan Peringatan Dini Tsunami Pascagempa M 7,7 di Filipina

Tekanan jangka pendek yang lebih besar mungkin akan terlihat pertama kali pada perangkat dengan margin keuntungan rendah seperti PC, aksesori, perangkat keras game, router, dan ponsel Android kelas menengah.

Di sisi lain, harga eceran untuk beberapa gawai unggulan masa depan diprediksi belum akan bergejolak dalam waktu dekat karena kuota persediaan awal yang masih aman.

Pendiri dan CEO Goji Mobile Thad Hwang menambahkan bahwa manifestasi nyata dari hambatan rantai pasok global ini baru akan terasa secara masif menjelang akhir tahun.

Pakar rantai pasok sekaligus profesor Wichita State University Usha Haley mencatat bahwa produksi kini terhenti dan tidak ada pemasok alternatif yang dapat mengisi kekosongan tersebut.

Harga PCB telah naik 40 persen dalam sebulan, dan waktu tunggu untuk input resin epoksi telah meningkat dari tiga minggu menjadi lima belas minggu.

Urgensi Kemandirian Produksi Domestik

Situasi ini mendorong asosiasi perdagangan di Amerika Serikat untuk meninjau kembali urgensi kemandirian produksi domestik.

Presiden dan CEO Asosiasi Industri Plastik Matt Seaholm menekankan pentingnya membangun jaringan pasokan yang tangguh untuk mendukung produsen, bisnis, dan konsumen Amerika.

Seaholm menyatakan bahwa AS memiliki basis manufaktur dan material domestik yang kuat yang membantu menjaga rantai pasokan resin tetap bergerak selama periode ketidakpastian.

Namun, pengamat ekonomi melihat AS kekurangan kapasitas pabrik karena perpindahan keahlian industri ke negara lain selama beberapa dekade terakhir.

Profesor manajemen operasi Carnegie Mellon University Sridhar Tayur memprediksi bahwa orang-orang akan mengurangi persediaan yang mereka miliki.

Kelangkaan yang berkepanjangan pada akhirnya diprediksi memaksa konsumen menunda pembelian gawai akibat keterbatasan pasokan barang di pasar.

Tayur menambahkan bahwa situasi ini akan memengaruhi pusat data, router, dan ponsel 5G kelas atas, di mana jenis resin yang digunakan sangat penting.

>>> Xiaomi Resmi Jual Redmi Pad 2 9.7 di Indonesia, Harga Rp 2,3 Juta

Keterbatasan bahan baku petrokimia spesifik ini menempatkan produsen besar dalam posisi tanpa pilihan selain menghadapi realitas kelangkaan pasar.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru