Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan pada Minggu (7/6/2026).
Kunjungan ini untuk menyaksikan langsung keterampilan siswa sekaligus memberikan motivasi.
>>> Massimo Rivola Kritik Jorge Martin Usai Insiden MotoGP Hungaria
Para siswa menampilkan baris-berbaris, yel-yel, tari kecak, paduan suara, puisi, hingga pidato berbahasa Inggris.
Prabowo merasa bangga melihat semangat dan perkembangan para siswa Sekolah Rakyat.
Ia menitipkan pesan agar siswa terus melakukan pengembangan diri.
“Kita harus bekerja keras, siswa dan siswi harus bekerja keras.
Siswa dan siswi belajar yang baik, yang keras, belajar yang disiplin, selalu patuh sama guru,” kata Prabowo dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).
Presiden juga menekankan pentingnya rasa hormat kepada sesama, terutama orang tua dan guru.
Anak-anak harus tetap menghormati dan bangga terhadap orang tua dalam kondisi apa pun, termasuk miskin ekstrem.
>>> OPEC+ Kembali Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Gangguan Distribusi
Apresiasi khusus diberikan saat bertemu Gede Bagus Abimanyu, siswa yang sempat putus sekolah akibat perundungan di sekolah sebelumnya.
Abimanyu berhasil mengatasi trauma melalui interaksi sehari-hari di SRMP 17 Tabanan hingga diangkat menjadi duta anti perundungan.
Presiden menyambut positif sikap tangguh Abimanyu.
Ia berseloroh bahwa seorang presiden pun tidak luput dari ejekan.
“Gapapa diejek. Jangankan kamu, saya juga sering diejek.
Sampai sekarang presiden pun juga sering diejek. Yang penting hatimu.
Kalau kita diejek, kita harus membalas dengan sopan santun,” tutup Prabowo.
>>> Polri Jamin Seleksi Akpol 2026 Profesional dan Bebas Jalur Belakang
Sebagai bentuk apresiasi, Presiden memberikan pelukan hangat dan menepuk pundak Abimanyu.