⌂ Beranda News SpaceX Siapkan Starlink V3 demi Dorong Valuasi IPO Rp28.600 Triliun

SpaceX Siapkan Starlink V3 demi Dorong Valuasi IPO Rp28.600 Triliun

SpaceX Siapkan Starlink V3 demi Dorong Valuasi IPO Rp28.600 Triliun
Ilustrasi satelit Starlink V3 milik SpaceX
A A Ukuran Teks16px

SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk, mengumumkan rencana peluncuran satelit generasi ketiga, Starlink V3.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan kapasitas bandwidth secara drastis dan mendukung valuasi IPO yang mencapai USD 1,76 triliun atau sekitar Rp28.600 triliun.

>>> Pemprov Lampung Sepakati Studi Kelayakan Kawasan Industri Katibung

CEO SpaceX Elon Musk mengungkapkan peta jalan Starlink V3 melalui akun X pribadinya.

Ia mengklaim varian satelit baru ini memiliki kapasitas bandwidth 10 kali lipat lebih besar dari generasi sebelumnya.

Proses pengiriman satelit ke orbit juga akan berjalan 10 kali lebih intensif.

"Secara efektif, ini akan menghasilkan total bandwidth yang tersedia lebih dari 100 kali lipat dibandingkan apa yang memungkinkan saat ini," ujar Musk.

Saat ini, Starlink telah menjaring 12 juta pelanggan aktif di lebih dari 160 negara. Data pertengahan Mei menunjukkan lebih dari 10.000 satelit Starlink aktif mengorbit Bumi.

Peningkatan Performa dan IPO

Untuk memaksimalkan performa, orbit Starlink V3 akan diturunkan dari 550 km menjadi 350 km di atas permukaan Bumi.

Langkah ini diklaim mampu mengurangi latensi hingga setengahnya.

Penurunan latensi menjadi krusial untuk mendukung teknologi masa depan, seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotik.

>>> Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Kartel TBS Sawit

Musk sebelumnya membahas kebutuhan ini dengan CEO JP Morgan, Jamie Dimon, dalam sesi presentasi IPO.

Divisi Starlink kini menjadi penopang finansial utama SpaceX.

Berdasarkan berkas regulasi, Starlink menyumbang 60% dari total pendapatan 2025 yang mencapai USD 18,7 miliar atau Rp306 triliun.

Manajemen SpaceX telah menetapkan harga IPO USD 135 per lembar saham dengan total 555,6 juta lembar saham dilepas ke publik.

Aksi ini mendongkrak valuasi SpaceX hingga USD 1,76 triliun.

Jika berjalan lancar, SpaceX berpotensi mengantongi dana segar USD 75 miliar dan memecahkan rekor IPO terbesar dalam sejarah pasar modal.

Tantangan dan Protes

Meski proyeksi bisnis positif, SpaceX masih menghadapi protes dari publik, pemerhati lingkungan, dan astronom global. Kelompok tersebut menyoroti polusi cahaya dari refleksi satelit serta risiko sampah antariksa.

>>> Gempa Magnitudo 7,7 di Filipina Picu Peringatan Tsunami, Gorontalo Siaga

Dari aspek teknis, peluncuran ribuan satelit secara berkala tetap berisiko mengalami kegagalan roket yang sulit diprediksi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru