RupiahCepat, penyelenggara jasa pinjaman daring, memperkuat kerja sama penyaluran pinjaman atau channeling dengan PT Bank DBS Indonesia.
Penguatan kolaborasi ini merupakan kelanjutan hubungan sejak tahun lalu guna mendorong inklusi keuangan di Indonesia.
>>> Hari Laut Sedunia: Ancaman Kerusakan Ekosistem Bahari Indonesia Makin Nyata
Kerja sama pendanaan tersebut telah membuka akses finansial bagi masyarakat umum, pelaku usaha mikro, wiraswasta, hingga pekerja lepas di berbagai wilayah.
Direktur RupiahCepat, Anna Maria Chosani, menjelaskan bahwa Bank DBS Indonesia merupakan salah satu mitra pendanaan strategis perusahaan.
Ia berharap hubungan ini dapat meningkatkan inovasi layanan keuangan di masa mendatang.
"Bank DBS Indonesia merupakan mitra pendanaan strategis bagi RupiahCepat.
Peningkatan kerja sama ini mencerminkan kepercayaan terhadap komitmen kami dalam menjaga kepatuhan, kualitas layanan dan perlindungan konsumen," ujar Anna Maria Chosani.
Ia menambahkan, "Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi untuk bisa terus menghadirkan layanan pembiayaan digital yang aman, mudah diakses, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia."
>>> Gempa 7,7 Guncang Filipina, Indonesia Sempat Berlakukan Peringatan Tsunami
Pihak perbankan menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan perwujudan komitmen untuk memberdayakan individu melalui akses finansial esensial. Langkah ini sekaligus memperkuat kapasitas pembiayaan yang dimiliki oleh platform mitra.
"Kemitraan kami dengan RupiahCepat menggarisbawahi dedikasi teguh PT Bank DBS Indonesia untuk mendorong inklusi finansial," kata Willy Lawy, Head of CBG Ecosystem and Digital, Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia.
Ia melanjutkan, "Melalui kolaborasi pendanaan ini, kami berkomitmen untuk memberdayakan individu dan memperluas akses mereka ke layanan finansial esensial, sehingga secara signifikan meningkatkan kapabilitas pembiayaan RupiahCepat."
Dalam operasionalnya, kedua perusahaan menerapkan manajemen risiko, transparansi biaya, dan e-KYC berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi.
Hingga saat ini, RupiahCepat yang dioperasikan oleh PT Kredit Utama Fintech Indonesia telah mencatatkan penyaluran pinjaman kumulatif lebih dari Rp 40 triliun kepada melampaui 7 juta pengguna.
>>> DPR dan Menteri Koordinasi Percepat Pertumbuhan Ekonomi dan Izin Investasi
Perusahaan kini didukung oleh enam mitra pendanaan berkelanjutan.