⌂ Beranda News Antrean IPO Bursa Efek Indonesia Menyusut Jadi 12 Perusahaan

Antrean IPO Bursa Efek Indonesia Menyusut Jadi 12 Perusahaan

Antrean IPO Bursa Efek Indonesia Menyusut Jadi 12 Perusahaan
Gedung Bursa Efek Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Jumlah calon perusahaan yang mengantre untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusut menjadi 12 perusahaan per 5 Juni 2025.

Angka ini berkurang dari sebelumnya yang tercatat sebanyak 15 perusahaan.

>>> UM-PTKIN 2026 Dimulai, 64.479 Peserta Ikuti Ujian Masuk PTKIN

Penyusutan ini terutama terjadi pada kelompok perusahaan dengan aset skala besar, yaitu di atas Rp 250 miliar.

Kini, hanya tersisa delapan perusahaan dalam kategori tersebut, berkurang dari 11 perusahaan sebelumnya.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan bahwa penurunan jumlah calon emiten dipengaruhi oleh faktor teknis terkait administrasi internal.

Beberapa alasan yang disebutkan antara lain revisi laporan keuangan menggunakan laporan terbaru, kebutuhan kelengkapan dokumen, serta persetujuan yang belum diperoleh.

>>> Polri Tunda Operasi Patuh Candi 2026 di Jawa Tengah

Sementara itu, untuk kelompok usaha dengan aset skala menengah, yakni antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar, tercatat ada empat calon perusahaan.

Seluruh calon emiten yang masih mengantre ini bergerak di berbagai sektor, termasuk Consumer Cyclicals, Consumer Non-Cyclicals, Financials, Healthcare, Infrastructures, dan Technology.

Hingga saat ini, baru satu perusahaan yang berhasil merealisasikan IPO, yaitu PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) pada 10 April 2026.

>>> Royalti Batubara Tetap Mengacu Harga Acuan Meski Ekspor Lewat PT DSI

Perusahaan ini berhasil menghimpun dana sebesar Rp 302,4 miliar dan tercatat oversubscribe 386,86 kali.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru