⌂ Beranda News Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Bongkar Korupsi Badan Gizi Nasional

Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Bongkar Korupsi Badan Gizi Nasional

Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Bongkar Korupsi Badan Gizi Nasional
Sony Sonjaya ajukan justice collaborator kasus korupsi Badan Gizi Nasional
A A Ukuran Teks16px

Lalu mereka (PIC) mengatakan PIC klien kami. Masak uangnya masuk ke mereka semua, tapi dibebankan kepada klien kita?"

ungkapnya.

Selain mengenai pembagian titik lokasi proyek, tersangka juga berencana untuk membuka data mengenai dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN.

"Dalam pemeriksaan besok, klien kami akan mengungkap bagaimana proses tender seperti motor, lalu IT, kemudian tablet, lalu ada pengadaan kaos kaki dan sebagainya.

Itu akan diungkap lebih besar lagi dan dipastikan klien kami tidak membidangi pengadaan-pengadaan itu," pungkasnya.

Sebelum pengajuan JC ini, penyidik Kejagung telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lembaga tersebut.

Selain Sony Sonjaya, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung juga telah menyandang status tersangka.

Ketiga tersangka diduga melakukan intervensi dalam proses verifikasi portal mitra BGN.

Tindakan ini dilakukan agar yayasan-yayasan yang terafiliasi dengan mereka tetap lolos verifikasi meskipun dinilai tidak layak memenuhi kriteria.

Akibat dari manipulasi dan afiliasi tersebut, sejumlah yayasan SPPG diduga menerima kucuran dana hingga miliaran rupiah setiap hari.

Kejagung juga menemukan indikasi intervensi dalam pengadaan barang dan jasa yang tidak sesuai kebutuhan riil serta bermuatan penggelembung harga (markup).

Seluruh proyek pengadaan yang bermasalah tersebut diketahui telah terealisasi sepenuhnya.

>>> Gavi Tuai Sorotan Usai Tekel Keras ke Rodri di Latihan Timnas Spanyol

Berdasarkan data penyidikan, pusaran korupsi ini mencakup pengadaan 21.801 unit motor listrik dengan nilai sekitar Rp 1 triliun, 32.000 pasang sepatu, 31.000 unit tablet, serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inch.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru