⌂ Beranda News Indonesia Jajaki Investasi Energi Bersih di Amerika Latin

Indonesia Jajaki Investasi Energi Bersih di Amerika Latin

Indonesia Jajaki Investasi Energi Bersih di Amerika Latin
Ilustrasi investasi energi bersih Indonesia di Amerika Latin
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Indonesia mulai menjajaki peluang investasi dan kerja sama sektor energi terbarukan di kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Langkah ini dilakukan melalui forum diplomatik di Jakarta.

>>> Polres Kuansing Amankan Dua Pemuda Akibat Konten Pocong Jalanan

Penjajakan tersebut mencakup pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar hingga pembangkit listrik tenaga minihidro. Hal ini merupakan bagian dari ekspansi global Indonesia di sektor energi bersih.

Forum Diplomatik dan Komitmen Investasi

Pembahasan berlangsung dalam forum 2nd Ambassadors' Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean.

Forum ini diinisiasi oleh Kementerian Luar Negeri RI.

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arief Havas Oegroseno menjelaskan bahwa perluasan investasi ini dilakukan setelah Indonesia mencatatkan keberhasilan kerja sama serupa di Timur Tengah dan Afrika.

Ia menyebut situasi ini saling menguntungkan.

"Indonesia berkomitmen memperluas jejak investasi di sektor energi ke kawasan Amerika Latin, menyusul keberhasilan kerja sama yang telah berjalan di Timur Tengah dan Afrika.

Ini adalah situasi yang saling menguntungkan (win-win situation), di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi bisnis Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya," ujar Arief.

PLN Indonesia Power turut hadir dalam forum tersebut. Perusahaan menegaskan kesiapan mendukung agenda diplomasi ekonomi melalui penyediaan teknologi transisi energi.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menilai kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi melimpah untuk pengembangan bisnis energi bersih.

>>> Erick Thohir Pantau Langsung Latihan Timnas Indonesia Jelang Lawan Mozambik

"PLN Indonesia Power terus memperluas peran dan kontribusinya tidak hanya sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, tetapi juga sebagai perusahaan energi yang memiliki daya saing global," ujarnya.

Kapasitas pembangkit yang dikelola PLN Indonesia Power saat ini mencapai sekitar 22,1 gigawatt (GW). Ini menjadi modal utama dalam meyakinkan mitra internasional.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Julita Indah menambahkan bahwa momentum ini krusial untuk memperlihatkan keunggulan operasional perusahaan di tingkat global.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru