China mengumumkan kemajuan terbaru dalam pengembangan 'Matahari buatan' atau reaktor fusi nuklir eksperimental.
Setelah mencapai tonggak penting, para ilmuwan kini menargetkan pembangkit listrik pertama dari energi fusi dapat direalisasikan sekitar tahun 2030.
>>> Fotografer Indonesia Yudha Kusuma Putera Juara Hasselblad Master 2026
Kemajuan itu diumumkan oleh China National Nuclear Corporation (CNNC) melalui proyek China Circulation-3. Proyek ini dikenal sebagai salah satu perangkat tokamak paling canggih di China.
Direktur proyek China Circulation-3, Qin Xiaoguang, mengatakan pengembangan reaktor fusi merupakan tantangan teknologi yang sangat kompleks. Namun, ia optimistis target berikutnya mulai terlihat realistis.
"Fusi nuklir tanpa diragukan lagi merupakan salah satu teknologi yang paling sulit untuk dikuasai.
Namun setelah puluhan tahun mengalami kemajuan, kini kami mulai melihat titik terang di ujung terowongan.
Target kami tetap sama, yaitu mendemonstrasikan pembangkitan listrik pertama dari fusi nuklir sekitar tahun 2030," kata Qin seperti dikutip dari Global Times.
Apa Itu Matahari Buatan
Matahari menghasilkan energi melalui proses fusi nuklir, yakni penggabungan inti atom hidrogen menjadi helium yang menghasilkan energi sangat besar.
Para ilmuwan berupaya meniru proses tersebut di Bumi menggunakan reaktor berbentuk donat yang disebut tokamak.
Di dalamnya, plasma dipanaskan hingga suhu ratusan juta derajat Celsius dan dikendalikan menggunakan medan magnet superkuat agar reaksi fusi tetap stabil.
Karena menghasilkan energi sangat besar tanpa emisi karbon dan limbah radioaktif jangka panjang, fusi nuklir dianggap sebagai sumber energi bersih paling menjanjikan.
>>> Dua Langkah Tersisa untuk Inggris Menjadi Juara Dunia
Menurut CNNC, China Circulation-3 baru saja menyelesaikan serangkaian eksperimen penting yang menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengendalikan plasma pada kondisi operasi yang lebih kompleks.
Keberhasilan tersebut menjadi fondasi untuk tahap berikutnya, yakni meningkatkan efisiensi reaksi dan menghasilkan listrik dari energi fusi.
