⌂ Beranda News Persis Solo Siapkan Strategi Intensif Cegah Eksodus Pemain Setelah Degradasi

Persis Solo Siapkan Strategi Intensif Cegah Eksodus Pemain Setelah Degradasi

Persis Solo Siapkan Strategi Intensif Cegah Eksodus Pemain Setelah Degradasi
Pemain Persis Solo di stadion
A A Ukuran Teks16px

Manajemen Persis Solo bergerak cepat menjalin komunikasi intensif demi mempertahankan pemain andalan yang berpotensi hengkang setelah tim turun kasta.

Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, membenarkan bahwa pihaknya saat ini tengah menjaga dialog dengan seluruh anggota skuad.

>>> Shin Tae-yong Ungkap Alasan Terima Tawaran Persija Jakarta

Manajemen Laskar Sambernyawa mulai melakukan pemetaan komprehensif mengenai pemain yang masuk proyeksi tim untuk musim depan.

Ginda tidak menutup mata terhadap keinginan pribadi beberapa penggawa andalan. Faktor emosional dan profesional mendasari sejumlah pemain yang tetap berambisi bermain di kasta tertinggi.

Hal itu membuka peluang bagi mereka mencari klub baru pada musim 2026/2027.

"Soal pemain yang memungkinkan bertahan atau dipertahankan, serta potensi pemain punya keinginan lain, ini jadi bagian dari komunikasi," ujar Ginda.

Hingga saat ini, pergerakan Persis Solo dalam menyusun komposisi tim baru masih terlihat pasif di permukaan. Publik dan pendukung setia belum menerima pengumuman resmi mengenai perombakan skuad.

Walau terkesan adem ayem, Ginda menegaskan bahwa jajaran manajemen terus bergerak di balik layar. Hasil evaluasi dan negosiasi akan dibagikan jika seluruh proses telah rampung.

"Kami belum bisa ngomong banyak, tapi bukan berarti kami tidak bekerja. Nantinya kalau sudah ada arah yang jelas, kami akan sampaikan ke semua stakeholder dan suporter," kata Ginda.

Visi Target Promosi Instan Jadi Nilai Tawar

Tantangan besar kini berada di pundak manajemen untuk meyakinkan para pemain agar bersedia merumput di kasta kedua. Ginda berkomitmen memaparkan visi, misi, serta target klub secara transparan.

>>> KPK Tangkap Bupati Muara Enim Edison dalam Operasi Senyap

Ambisi besar untuk segera kembali ke level tertinggi menjadi daya tarik utama.

"Komunikasi akan kami bangun. Kami sampaikan bahwa pemain ingin visi misi yang jelas.

Kami juga ingin segera kembali ke liga 1. Jadi, kami hanya ingin sementara saja di kasta kedua ini," jelas Ginda.

"Komunikasi harus terus dibangun. Jangan sampai ada isu yang mengganggu.

Pemain fokus bermain lepas dan fokus pada pertandingan. Hal di luar pertandingan bakal diurus manajemen," imbuhnya.

Situasi ini kian mendesak mengingat masa bakti beberapa pemain pilar Persis Solo sudah mendekati kedaluwarsa.

Sejumlah nama yang menjadi tumpuan sepanjang musim ini mulai dikaitkan dengan klub kontestan liga kasta teratas.

Laskar Sambernyawa dituntut mengambil langkah taktis dengan cepat dalam menyusun kekuatan baru untuk musim 2026/2027.

>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik untuk Dongkrak Ranking FIFA

Keterlambatan dalam bursa transfer dinilai bakal merugikan klub karena persaingan berburu tanda tangan pemain diprediksi ketat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru