"Tahun ini kita akan tingkatkan alokasi penerimaan siswa baru dari 15 ribu sebelumnya menjadi 36 ribu lebih.
Tahun depan Insyaallah siswa Sekolah Rakyat seluruh Indonesia sudah mencapai lebih dari 100 ribu," ujar Gus Ipul.
>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di FIFA Matchday, Herdman Bawa Tren Agresif
Kebijakan ini diambil demi mencetak generasi muda unggulan sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Ini adalah hal yang perlu kita terus lakukan evaluasi dan perbaikan tata kelola ke depan," kata Gus Ipul.
Dalam acara tersebut, sejumlah siswa unjuk gigi menampilkan berbagai keahlian bahasa dan seni di hadapan para undangan.
Salah satu siswi, Hafizah Dhia Ulhaq, menarik perhatian lewat pidato menggunakan bahasa asing.
"Saya baru pertama kali ada anak siswa Sekolah Rakyat bisa berbahasa Jerman dengan baik dan itu saya temukan pertama kali di Aceh Besar," kata Gus Ipul.
Karya seni visual berupa komik buatan siswi bernama Syafika Naila turut menarik perhatian Menteri Sosial.
Komik tersebut berjudul Little Friend in the Evening Park.
"Hasilnya kirim ke saya. Nanti saya teruskan ke Pak Presiden ya," kata Gus Ipul.
Sebelumnya, serangkaian penampilan disiplin baris-berbaris dari SRMA 1 dan SRMA 2 Aceh Besar menyambut kedatangan rombongan kementerian.
Disusul oleh tarian tradisional Ranup Lampuan dan Rapai, serta pidato multibahasa oleh Erni Suryani (Arab), Aura Saputri (Inggris), dan Keyra Al Jannah (Mandarin).
Di sela acara, Menteri Sosial berdialog dengan perwakilan wali murid untuk mendengar langsung respons masyarakat.
Seorang orang tua siswa bernama Nuraini menyampaikan rasa syukurnya.
"Yang penting anak saya sekolah walau pun ayah dan mamaknya tidak sekolah," kata Nuraini.
Anak dari Nuraini yang bernama Humaira turut memberikan kesan mengenai pengalamannya selama menempuh pendidikan di lembaga tersebut.
"Saya disini senang karena saya disini bertemu dengan banyak teman dan guru yang sayang pada saya," kata Humaira.
Acara ini turut dihadiri pejabat teras Kemensos seperti Supomo, Abdul Malik H, Fatkhurohman Taufik, Agustinus Budi Prasetyo, Aswandi, dan Devi Deliani.
>>> Pengusaha Indonesia dan Filipina Sepakati Barter Barang Rp6,29 Triliun
Hadir pula jajaran dinas tingkat provinsi dan kabupaten/kota seperti Budi Afrizal, Murthalamuddin, Agus Andria, Sukmawati, Aulia Rahman, Rahmawati, Rudi Hermanto, Tedi Herdiawan, Susi Mulyati, Ilza Satriadi, serta Seri Amalia.