Aktor Denny Sumargo menerapkan metode pengasuhan aktif dengan mengajak putrinya, Biel, mengeksplorasi lingkungan luar ruangan. Strategi ini digunakan untuk mengatasi masalah gerakan tutup mulut atau GTM pada anak.
Denny memaparkan metode tersebut dalam acara peluncuran produk susu anak di Jakarta Pusat pada Minggu, 7 Juni 2026.
>>> BI Publikasikan Kurva Imbal Hasil Transaksi Pasar Uang sebagai Acuan Baru
Langkah memindahkan suasana makan ke area terbuka dinilai efektif mengusir kejenuhan balita tanpa harus mengandalkan gawai atau mainan.
“Biasanya kita bawa keluar. Jadi enggak di satu spot.
Karena biasanya anak-anak itu kalau cuma di satu spot, dia bosan. Jadi mungkin kita pindah spot,” kata Denny Sumargo, Brand Ambassador AceKid Indonesia.
Selain mengembalikan nafsu makan, aktivitas di luar rumah juga berfungsi sebagai sarana stimulasi mental dan panca indra. Pengenalan visual pada lingkungan baru memaksa anak beradaptasi secara natural.
“Bahkan dia makan di outdoor pun itu juga sangat ngebantu stimulasi dari perkembangan mental dan pikiran dia,” ungkap Denny.
Interaksi sosial di ruang publik juga mengembangkan kemampuan komunikasi dua arah anak. Denny mencontohkan Biel yang tidak pernah membawa mainan spesifik karena lingkungan luar menjadi dunianya.
“Universe-nya dia nih ketemu orang, berinteraksi, kemudian mingle, terus dia melihat,” papar Denny.
Menurut Denny, kebiasaan ini membuat Biel lancar berbicara dan merespons dengan cepat. Metode pengasuhan luar ruangan ini sejalan dengan konsep medis mengenai stimulasi tumbuh kembang anak usia dini.
“Untuk meningkatkan atau mengoptimalkan tumbuh kembang, yang paling penting adalah perkembangan otak,” ujar Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.
>>> Polda Metro Jaya Periksa Keanu Angelo Terkait Kasus Hanania Travel
A (K), Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa stimulasi diberikan orangtua melalui panca indra anak. Eksplorasi fisik di luar ruangan juga melatih kemampuan motorik kasar secara mandiri.
Denny sengaja membiarkan putrinya menghadapi rintangan fisik kecil tanpa bantuan berlebih. Ia menekankan pentingnya membangun karakter sejak dini.
“Bagian hidup kita kan, karakter dibangun dari kebiasaan. Problem-nya adalah ketika kita sudah, 'Yah masih kecil ini',” tutur Denny.
Orangtua disarankan tidak memegangi anak setiap saat agar mereka belajar mencari keseimbangan tubuh sendiri. Perlindungan fisik berlebihan dikhawatirkan memicu sikap manja.
“Kebiasaan-kebiasaan yang memang sebenarnya kurang bagus buat kita ke depannya, itu akhirnya udah melekat ke kita dan susah diubah.
Nah, aku enggak mau Biel mengalami hal-hal kayak gitu,” tambah Denny.
Meski memberi kebebasan eksplorasi, disiplin lembut tetap ditegakkan tanpa hukuman fisik atau suara tinggi. Denny menyampaikan instruksi dengan nada tenang.
“Kalau marah itu, kita marahnya soft spoken. Apalagi saya cowok, enggak bisa, saya enggak bisa fisik kan,” sebut Denny.
>>> Anthony Gordon Resmi Gabung Barcelona, Dapat Bantuan Adaptasi dari Marcus Rashford
Ia menegaskan tidak ingin anaknya menjadi bahan omongan orang. “Aku enggak mau punya anak yang nanti ujung-ujungnya jadi omongan,” tutup Denny.