⌂ Beranda News Makan Tomat Setiap Hari: Dukung Kesehatan Jantung dan Tubuh

Makan Tomat Setiap Hari: Dukung Kesehatan Jantung dan Tubuh

Makan Tomat Setiap Hari: Dukung Kesehatan Jantung dan Tubuh
Tomat segar merah siap dikonsumsi
A A Ukuran Teks16px

Tomat sering menjadi pelengkap berbagai hidangan seperti sup, salad, hingga sambal. Buah ini ternyata menyimpan banyak khasiat penting bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara rutin.

Para ahli gizi mengungkapkan bahwa kebiasaan makan tomat setiap hari dapat menunjang kesehatan jantung, mata, saluran pencernaan, dan sistem kekebalan tubuh.

>>> Penggusuran Asrama Eks Yon Zikon 15 Jagakarsa Diwarnai Tangis Warga

Kandungan nutrisinya yang melimpah menjadi alasan utama.

Kandungan Nutrisi Tomat

Ahli gizi terdaftar Katharine Rosenthal, RDN, menyatakan bahwa tomat termasuk makanan padat gizi meskipun kadar protein, lemak, dan karbohidratnya rendah.

Tomat mengandung vitamin C, kalium, folat, dan vitamin K.

Yang paling menonjol adalah likopen, zat pigmen alami pemberi warna merah pada tomat. Senyawa antioksidan ini telah banyak diteliti terkait fungsinya bagi kesehatan manusia.

Likopen bekerja pada level sel untuk menangkal stres oksidatif, yang merupakan pemicu utama penyakit kronis. Selain likopen, tomat juga mengandung beta-karoten dan asam klorogenat.

Ahli gizi Jill McNutt, MS, RDN, menyebut beta-karoten berfungsi sebagai prekursor vitamin A yang penting untuk imunitas dan mata.

Asam klorogenat bermanfaat mengontrol gula darah dan menurunkan tekanan darah.

Manfaat Tomat untuk Kesehatan

Rosenthal memaparkan bahwa jantung mendapat dampak positif paling besar dari konsumsi tomat secara teratur. Likopen meminimalkan peradangan dan kerusakan sel akibat stres oksidatif.

Kalium dalam tomat membantu mengontrol tekanan darah, sementara vitamin K menjaga proses pembekuan darah. Likopen juga mampu menekan oksidasi kolesterol jahat (LDL).

>>> Polres Boyolali Ungkap Kasus Sate Maut: Menantu Jadi Tersangka

Efek perlindungan antioksidan pada tomat juga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Beberapa riset mengindikasikan potensi tomat dalam menekan risiko jenis kanker tertentu.

Khasiat lain adalah menjaga kesehatan saluran pencernaan. Penelitian membuktikan bahwa konsumsi tomat dapat memperkaya jumlah dan variasi mikroorganisme baik di usus.

Beta-karoten dalam tomat menyediakan vitamin A untuk kesehatan mata, sedangkan folat mendukung regenerasi sel dan jaringan tubuh.

Perhatian bagi Kondisi Medis Tertentu

Meskipun menyehatkan, tomat tidak selalu aman bagi penderita refluks asam lambung atau GERD karena tingkat keasamannya yang tinggi.

Rosenthal menyarankan untuk mengurangi konsumsi atau memperhatikan apakah tomat mentah atau matang yang memicu gejala.

Sebagian kecil individu dengan gangguan autoimun melaporkan nyeri sendi atau peradangan memburuk setelah makan tomat. Tomat termasuk tanaman nightshade yang memproduksi alkaloid, namun tetap aman bagi masyarakat luas.

Khasiat Tomat Olahan

Produk tomat kalengan menjadi alternatif baik karena proses pemanasan meningkatkan konsentrasi likopen.

Rosenthal merekomendasikan menyantap tomat bersama sumber lemak sehat untuk penyerapan likopen, beta-karoten, dan vitamin K yang lebih maksimal.

>>> Google Sewa Kapasitas Komputasi SpaceX Senilai Rp14,9 Triliun per Bulan

Saat membeli saus tomat atau pasta, pilih produk bebas gula tambahan dan rendah natrium.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru