Warga menangis histeris saat menolak penggusuran rumah di kompleks Asrama Eks Yon Zikon 15, RW 10, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Penertiban dilakukan oleh petugas gabungan yang hendak memindahkan paksa isi hunian tersebut.
>>> Kondisi Betis Neymar Membaik Jelang Brasil vs Maroko
Dilansir dari Detikcom, sekitar belasan truk TNI tampak berjejer di Jalan Lenteng Agung Timur pada Selasa (9/6/2026) pukul 09.00 WIB.
Anggota TNI, Polisi, Satpol PP, hingga petugas Dishub bersiaga di lokasi kejadian.
Akses lalu lintas di Jalan Lenteng Agung Timur ditutup total dan tidak bisa dilintasi kendaraan.
Petugas memasang traffic cone sebagai tanda larangan melintas, sehingga pengendara dialihkan menuju jalur Lenteng Agung Barat.
Sejumlah petugas mulai mengangkut barang-barang milik warga untuk dimasukkan ke dalam truk yang terparkir di pinggir jalan.
Di sisi lain, beberapa anggota tampak bernegosiasi dengan warga yang bersikeras menolak barang mereka dipindahkan.
Beberapa warga yang menangis memohon agar diberikan waktu tambahan untuk mengosongkan rumah secara mandiri.
>>> Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Turun 9 Juni 2026
"Tunggu dulu Pak, saya bisa pindahin sendiri," ujar warga.
Petugas di lapangan tetap meminta warga untuk bersikap kooperatif dan menjelaskan bahwa prosedur peringatan sudah berjalan lama.
"Ya komunikasi dulu jangan dikunci begini, kooperatif," jawab anggota.
"Sudah dari 2024 Ibu, sudah keluar SP 3," tambah petugas.
Meskipun warga terus menjerit dan mencoba menghalangi, petugas gabungan tetap melanjutkan proses pengangkutan barang.
Hingga pukul 09.37 WIB, petugas masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses evakuasi.
>>> Masa Depan Jet Tempur F-14 Tomcat Iran Terancam Setelah Serangan AS
Sebagian warga hanya bisa pasrah menyaksikan barang-barang mereka dikeluarkan.