Armada jet tempur F-14 Tomcat milik Iran kembali menjadi sorotan setelah laporan menyebut beberapa unit hancur akibat serangan udara Amerika Serikat.
Jika informasi itu benar, jumlah pesawat yang dimiliki Teheran akan semakin berkurang.
>>> Bupati Karawang Ancam Cabut Izin Tempat Hiburan Malam yang Fasilitasi Pesta LGBT
Kondisi ini berpotensi mengakhiri operasional salah satu pesawat tempur paling ikonik dalam sejarah penerbangan militer.
F-14 Tomcat, yang terkenal lewat film Top Gun, telah dipensiunkan Angkatan Laut AS sejak 2006.
Sejak saat itu, Iran menjadi satu-satunya negara yang masih mengoperasikan jet tempur buatan Amerika tersebut.
Banyak pengamat mempertanyakan kemampuan Teheran menjaga kesiapan armada di tengah embargo ketat pasca-Revolusi Iran 1979.
Sejarah Pembelian dan Embargo
Sebelum hubungan memburuk, Iran dan AS memiliki kedekatan politik di bawah Shah Mohammad Reza Pahlavi. Pada pertengahan 1970-an, Iran membeli sekitar 80 unit F-14 Tomcat dari Washington.
F-14 saat itu merupakan pesawat tempur paling modern dengan radar AWG-9 dan rudal jarak jauh AIM-54 Phoenix. Iran menjadi satu-satunya pihak asing yang diizinkan mengoperasikan pesawat canggih tersebut.
Setelah Revolusi Iran 1979, AS memutuskan hubungan diplomatik dan memberlakukan embargo senjata. Bantuan teknis untuk perawatan F-14 dihentikan total.
Ketiadaan suku cadang resmi sempat memicu prediksi bahwa F-14 Iran tidak akan bertahan lama. Pada awal 1980-an, upaya Teheran membeli komponen secara resmi ditolak pemerintah AS.
"Merupakan kebijakan pemerintah AS untuk tidak mengizinkan Grumman maupun kontraktor pertahanan lainnya memasok komponen ke Iran," kata perwakilan Angkatan Laut AS saat itu, dikutip dari The New York Times.
Kanibalisme Pesawat dan Perang Iran-Irak
Kondisi operasional F-14 Iran sempat merosot tajam akibat minimnya komponen. Saat Perang Iran-Irak pada 1984, diperkirakan hanya 15 unit Tomcat yang layak terbang.
Teknisi militer Iran menerapkan metode kanibalisme pesawat. Komponen dari pesawat rusak dicopot untuk mempertahankan unit lain agar tetap bisa mengudara.
>>> Makan Tomat Setiap Hari: Dukung Kesehatan Jantung dan Tubuh