⌂ Beranda News Huawei: Blokir Ekspor Chip AS Justru Percepat Kemandirian Industri Semikonduktor China

Huawei: Blokir Ekspor Chip AS Justru Percepat Kemandirian Industri Semikonduktor China

Huawei: Blokir Ekspor Chip AS Justru Percepat Kemandirian Industri Semikonduktor China
Pekerja sedang memeriksa chip semikonduktor di pabrik modern
A A Ukuran Teks16px

Pembatasan akses teknologi strategis oleh Amerika Serikat terhadap China membawa dampak tak terduga. Larangan ekspor chip justru dinilai menjadi berkah bagi industri domestik China.

Raksasa teknologi Huawei menyampaikan apresiasi atas embargo teknologi dari Washington. Perusahaan menilai sanksi tersebut mempercepat kemandirian sektor semikonduktor di China.

>>> Komisi III DPR Sepakati RUU Polri Dibawa ke Paripurna

Pernyataan ini disampaikan Chairman Huawei, Liang Hua, dalam sebuah forum industri baru-baru ini.

Menurut Liang, kontrol ketat dari pemerintah AS memaksa pelaku industri China meningkatkan investasi riset dan pengembangan (R&D) secara masif.

"Pembatasan ekspor dari AS memaksa industri China berinvestasi lebih besar dalam inovasi dan pengembangan teknologi inti," kata Liang.

Ketegangan ini bermula sejak 2019 ketika AS memperketat akses Huawei dan perusahaan China lainnya.

Kebijakan itu memblokir rantai pasok chip canggih, perangkat lunak desain semikonduktor, hingga peralatan manufaktur dari produsen Barat.

Akibat sanksi tersebut, Huawei sempat kehilangan akses komponen vital untuk lini smartphone dan infrastruktur jaringan.

Perangkat Android yang dipasarkan secara global juga tidak lagi bisa menyematkan layanan resmi Google.

>>> Indonesia Hadapi Ancaman Middle-Income Trap di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

Respons terhadap tekanan global memicu transformasi besar di sektor teknologi China.

Sektor publik dan swasta bersinergi menggelontorkan dana besar untuk menciptakan ekosistem perangkat keras dan lunak buatan dalam negeri.

Huawei menjadi representasi nyata keberhasilan strategi bertahan ini.

Setelah sempat mengalami penurunan bisnis, perusahaan berhasil bangkit meluncurkan ponsel pintar premium terbaru yang ditenagai chip produksi lokal.

Langkah kemandirian diperkuat dengan pengembangan sistem operasi mandiri bernama HarmonyOS. Huawei terus memperluas integrasi komponen chip rancangan domestik ke seluruh lini produk mereka.

Pembatasan ekspor dari Gedung Putih berlandaskan alasan perlindungan keamanan nasional. AS berupaya mencegah pemanfaatan teknologi AI dan semikonduktor tingkat tinggi untuk memperkuat sektor militer China.

Namun, kebijakan proteksionis ini justru melahirkan kompetitor yang lebih tangguh dan mandiri. Liang Hua mengakui industri semikonduktor dalam negeri masih menghadapi tantangan besar dalam perkembangannya.

>>> Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026

Kendati demikian, ia menegaskan kompetensi teknologi China terus mengalami kemajuan signifikan. Produk semikonduktor hasil inovasi mandiri dinilai semakin siap bersaing secara kompetitif di pasar internasional.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru