⌂ Beranda News Nindya Karya Bangun Sekolah Rakyat di Lahan Berkontur dengan Metode Terasering

Nindya Karya Bangun Sekolah Rakyat di Lahan Berkontur dengan Metode Terasering

Nindya Karya Bangun Sekolah Rakyat di Lahan Berkontur dengan Metode Terasering
Proyek pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Malang dengan metode terasering di lahan berkontur
A A Ukuran Teks16px

PT Nindya Karya (Persero) menggunakan pendekatan konstruksi khusus dalam pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Malang. Proyek ini didirikan di atas lahan dengan topografi berundak atau berkontur.

Kondisi lahan yang tidak rata tidak dijadikan hambatan. Sebaliknya, topografi tersebut menjadi karakter utama yang mengarahkan perencanaan dan metode konstruksi.

>>> DPR dan Pemerintah Matangkan Rencana Buyback Saham BUMN

Metode Terasering untuk Adaptasi Lahan

Pihak perusahaan melihat topografi ini sebagai peluang untuk menerapkan model pembangunan kontekstual dan efisien. Metode yang dipilih diselaraskan dengan kondisi eksisting kawasan.

Proses pengerjaan di lapangan mengandalkan metode trap atau terasering. Pendekatan ini menyesuaikan plotting posisi bangunan terhadap kontur lahan yang tersedia.

Penempatan setiap massa bangunan dirancang mengikuti elevasi alami. Sistem ini menghasilkan tata bangunan yang terintegrasi, harmonis, dan adaptif terhadap lingkungan geografis.

Penyesuaian elevasi yang terukur berfungsi menjaga kelestarian lanskap alami. Proses konstruksi dapat berjalan optimal dan membentuk identitas ruang yang kuat bagi kawasan pendidikan.

>>> Pemerintah Batalkan Skema Gross Split untuk Sektor Mineral dan Batubara

Project Director PT Nindya Karya, Bayu Apriyadi, menyampaikan bahwa sekolah ini diharapkan menjadi ruang gerak yang mendukung pemerataan pendidikan.

Ia juga menekankan bahwa karakter geografis yang berbeda bukanlah keterbatasan dalam pembangunan.

Pengembangan kawasan ini juga mengandalkan pengelompokan fungsi bangunan berbasis zonasi elevasi. Struktur antarbangunan diatur berdasarkan perbedaan tingkat ketinggian tanah.

Konsep penataan tersebut bertujuan memastikan kelancaran sirkulasi, keterhubungan fungsi, dan efektivitas akses di lokasi proyek. Pola mobilitas pengguna dan efisiensi operasional lingkungan sekolah menjadi perhatian utama.

>>> Jasa Marga Perbaiki Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi Juni 2026

Pengaturan fungsi ruang yang mengikuti kontur memberikan pengalaman spasial yang lebih optimal. Langkah ini menjadi contoh nyata pembangunan infrastruktur sosial yang berjalan seiring prinsip adaptasi lingkungan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru