Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melesat 9,36 persen ke level Rp2.570 per saham pada perdagangan Selasa (9/6/2026) pagi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Lonjakan ini terjadi setelah saham TLKM sempat tertekan hingga menyentuh batas Auto Reject Bawah pada hari sebelumnya.
>>> John Herdman Puji Fleksibilitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia
Volume perdagangan saham TLKM mencapai 1,03 juta lot dengan nilai transaksi Rp263,92 miliar.
Penguatan saham TLKM berjalan seiring dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik 1,46 persen ke posisi 5.420,347.
Posisi tertinggi saham TLKM sempat menyentuh area Rp2.620 per saham.
Sentimen Dividen dan Buyback
Investment Specialist KISI Sekuritas, Ahmad Faris Mu'tashim, mengatakan pertumbuhan dividen per saham yang konsisten menunjukkan arus kas perusahaan yang solid.
“Secara dividend per share tetap bertumbuh menandakan cash flow yang dimiliki perusahaan solid.
Sentimen peningkatan buyback dari Rp1 triliun ke Rp4 triliun serta bertambahnya DPS menjadi katalis positif,” ujar Ahmad Faris.
>>> San Antonio Spurs Kalahkan New York Knicks di Final NBA
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (8/6/2026) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun.
Sebanyak Rp17,8 triliun diambil dari laba bersih tahun 2025.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menjelaskan bahwa alokasi dividen mempertimbangkan keseimbangan investasi masa depan dan imbal hasil investor.
“Meskipun menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025, Perseroan telah berhasil membuktikan bahwa fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas juga kian menguat,” ujar Dian.
Manajemen TLKM juga mengonfirmasi program buyback dengan alokasi dana maksimal Rp4 triliun.
>>> Aksi Saling Potong di Jalan Picu Gangguan Konsentrasi Berbahaya
Program tersebut dijadwalkan selesai dalam 12 bulan hingga 8 Juni 2027.