⌂ Beranda News Himbara Tegaskan Fundamental Bank BUMN Kuat di Tengah Koreksi Saham

Himbara Tegaskan Fundamental Bank BUMN Kuat di Tengah Koreksi Saham

Himbara Tegaskan Fundamental Bank BUMN Kuat di Tengah Koreksi Saham
Ilustrasi Himbara bank BUMN
A A Ukuran Teks16px

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menegaskan fundamental bank-bank BUMN tetap kuat di tengah koreksi saham perbankan berkapitalisasi besar pada Selasa (9/6/2026) di Jakarta.

Ketua Himbara Putrama Wahju Setyawan menyatakan kinerja Himbara saat ini merupakan yang terbaik.

>>> Ilmuwan Temukan Ekosistem Mikroba Hidup di Tubuh Mumi Ötzi si Manusia Es

Pertumbuhan kredit bank BUMN mencapai sekitar 20 persen, sedangkan dana pihak ketiga tumbuh 20 hingga 30 persen.

Likuiditas Himbara juga aman dengan rasio pinjaman terhadap simpanan di angka 88-90 persen. Rasio kredit bermasalah rata-rata di bawah 2 persen.

"Secara fundamental kinerja di Himbara ini sangat bagus dan saat ini adalah kinerja terbaiknya Himbara," ujar Putrama dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

"Jadi dapat kami sampaikan bahwa saat ini kinerja Himbara secara fundamental sangat bagus sehingga rasanya tidak perlu ada kekhawatiran, keraguan terhadap kondisi fundamental di Bursa," tegasnya.

Respon Positif dari DPR dan Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai situasi pasar saat ini menjadi momentum baik bagi investor institusi negara untuk melakukan aksi beli.

>>> Dump Truk Tabrak Motor di Cikupa, Seorang Ibu Tewas

Ia telah berdiskusi dengan Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, dan Taspen mengenai saham-saham yang bagus untuk dibeli kembali.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan fundamental ekonomi dari sisi perbankan sangat kuat. Pemerintah terus mengawal pergerakan pasar modal melalui koordinasi dengan regulator dan pengelola dana.

Koreksi pasar pada perdagangan Senin (8/6/2026) mencatat saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 6,23 persen ke level 3.010.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah 5,47 persen ke posisi 2.590.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpangkas 4,43 persen ke level 4.850.

>>> IHSG 9 Juni 2026 Melesat 4,82 Persen, Ditopang Reli Saham Big Banks

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengalami koreksi 3,39 persen ke posisi 3.710 per saham.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru